Pagi itu Keinna nampak terburu-buru, gadis itu segera meraih sling bag berwarna cream milik nya dan beranjak keluar dari ruangan.
"Kau sudah bangun Kei?"
"Edmund? aku minta maaf! aku harus buru-buru pergi sekarang."
"Makan lah terlebih dahulu! aku sudah menyiapkan sarapan untuk mu,"
Keinna termenung, ia akhirnya melangkah perlahan mendekati Edmund yang masih nampak berdiri dan menata beberapa hidangan pada meja makan apartemen nya.
"Maaf ..., jika diriku selalu merepotkan mu Edmund."
"Heiii! apa maksudmu? bukankah kita pernah membuat janji untuk hidup bersama?" Edmund terkekeh mengingat kisah masa lalunya bersama Keinna.
"A-apa? kenapa kau terus mengingat hal itu Edmund? aku sungguh malu sekarang." Keinna akhirnya terduduk setelah Edmund menarik sebuah kursi untuk nya.
"Aku membuat pasta sederhana! tidak terlalu pedas, kau masih bisa memakannya. Makan lah!" pria berkacamata itu nampak menyajikan sepiring pasta hangat dengan saus bolognese dihadapan Keinna.
Lagi-lagi Keinna dibuat tercengang karena Edmund sama sekali tak melupakan hal-hal kecil tentang dirinya.
"Apa kau tak akan ikut makan?"
"Aku bisa kenyang hanya dengan melihat mu makan, Kei! maaf ..., mungkin terdengar lebay!" Edmund kembali tersenyum menatap Keinna yang terbengong diam dihadapan nya.
"Edmund! apa sebenarnya yang ingin kau katakan? kenapa kau menghubungi ku berkali-kali tadi malam?"
"A-apa? aku? tidak ada Kei! aku hanya sedikit mengkhawatirkan mu, hanya itu ..." pria berkacamata itu seketika gugup dan salah tingkah dihadapan sahabat masa kecilnya.
Keinna tersenyum cerah, gadis itu juga nampak menikmati pasta saus bolognese buatan sahabatnya.
"Terima kasih, kau selalu lebih terampil dalam pekerjaan apapun! pantas saja mendiang ibuku selalu menyanjung mu."
"Ibumu terlalu berlebihan, tapi aku juga sangat merindukan nya ...," Edmund kembali menampilkan senyum getirnya.
"Ibuku sudah berada di surga Edmund, aku yakin dia telah bahagia. Dia adalah wanita kuat! jadi aku tak ingin kalah darinya." Keinna t…
Obsesi Tuan Muda Berkepribadian Ganda
Antara Cinta Dan Nafsu Semata
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 72 Episodes
Comments
Yunerty Blessa
pergi saja Keinna....
2024-05-17
0