Kita tinggalkan dulu Ceng Tian yang sedang sibuk mengurus Partai Naga Sejati.
Di suatu tempat yang jaraknya sekitar tiga ratus kilometer dari Partai Naga Sejati, terdapat suatu kawasan perkebunan herbal.
Tidak ada yang aneh dan mencurigakan mengenai perkebunan herbal ini, tapi sebenar nya perkebunan ini adalah salah satu markas rahasia dari Partai Serigala.
Pusat aktivitas Partai Serigala berada di ruang bawah tanah.
Di salah satu ruangan yang tidak terlalu luas , sekitar enam belas meter persegi terlihat seorang wanita cantik jelita yang tubuh nya tengah di rantai.
Posisi ke dua kaki nya berpijak di lantai dan terbelenggu, sedangkan kedua tangan nya terlilit oleh rantai, dan posisi wanita tersebut dalam keadaan berdiri.
Wanita tersebut sedang dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Yang mengejutkan, wanita tersebut adalah Ceng Hua.
...----------------...
Ceng Hua adalah anak kandung dari Ceng Xu dan Ingrid. Ceng Xu bertemu dengan Ingrid ketika sedang bertualang di Bumi , tepat nya pertemuan pertama mereka di Kota Tua Jakarta.
Ingrid, seorang warga negara Belgia yang sedang berlibur sekalian mengunjungi kerabat jauh nya yang berada di Jakarta.
Kakek buyut nya Ingrid adalah seorang Perancis yang menikah dengan Nenek buyut nya yang merupakan campuran Jawa dengan China.
Pada umum nya anak perempuan mirip dengan ayah nya …. tapi Ceng Hua sekitar tujuh puluh lima persen sangat mirip dengan Ingrid.
Ingrid berbola mata warna biru, sedangkan Ceng Hua berbola mata warna hijau.
...----------------...
Sementara itu di ruangan lain terlihat beberapa orang sedang berkerumun menyaksikan pertandingan kartu antara Han Kiam dengan Wang Cao.
Mereka berdua sedang bertaruh, di mana pemenang nya akan mendapatkan Ceng Hua.
Duar , meja di gebrak oleh tangan Wang Cao.
“Kartu sialan .” teriak Wang Cao dengan kesal.
“Hahaha saudara Wang Cao jangan merah … besok akan kusuruh Ceng Hua menemani mu … tentu nya dengan harga persaudaraan.”kata Han Kiam.
“Berapa harga nya ?”tanya Wang Bei.
“Untuk saudar…
Dendam Pendekar
17~Tawanan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 47 Episodes
Comments