Keesokan harinya, Maoya lagi-lagi menemani Jovan saat sedang bekerja. Setelah beberapa hal yang Jovan jelas dan ajarkan kepadanya, ia jadi tahu lebih banyak tentang kasus yang sedang dikerjakan oleh pria balok es-nya itu.
Hari itu, Jasmin melihat bagaimana Maoya duduk di samping Jovan, membantunya membaca dan menganalisa beberapa dokumen juga mencocokkannya dengan data dari dokumen lain yang terkait. Mereka terlihat serius tapi juga sesekali bergurau dan tertawa bersama tanpa menghiraukan keberadaannya sama sekali.
Selama ini Jasmin juga sudah banyak bekerja bersama Jovan, tapi belum pernah ia melihat Jovan sesantai dan seriang itu saat sedang bekerja. Ia bahkan sama sekali tidak marah ketika Maoya salah mengerjakan perintahnya. Tapi justru membantunya setelah menjitak dahinya dengan mesra. Ia juga tidak marah atau merasa terganggu saat Maoya tiba-tiba saja memijat tangan dan bahunya demi membuatnya memaafkan kesalahan Maoya. Padahal biasanya, jangankan dipijit, disentuh saja oleh orang lain, Jovan pasti akan langsung marah dan membentak orang itu, termasuk pada Jasmin.
“Van, jadi gimana soal saksi kunci kita?” tanya Jasmin menyela kemesraan suami-istri yang membuatnya gerah itu.
Maoya yang sedari tadi memijat lengan dan bahu Jovan langsung berhenti seketika. Ia tahu bahwa romansanya sudah berubah menjadi genre thriller yang serius dan mencekam.
“Lo tenang aja. Gue udah punya rencana.”
Maoya menyodorkan sebuah berkas kepada kepada Jasmin, “Ini transkrip wawancara sementaranya.”
Alih-alih mengambil berkas yang disodorkan Maoya, Jasmin justru semakin tersulut amarah. “Van, gue tahu lo bisa handle kasus ini sendiri. Tapi kita ini satu tim, jadi lo seharusnya paham betul soal ini. Dan satu lagi, besok adalah sidang perdana dan masih banyak yang harus kita selesaikan tapi lo malah santai-santai di sini. Sebagai ketua tim lo seharusnya ngga ngebiarin orang yang cuma mau main-main ngeganggu pekerjaan kita di sini.”
Maoya meletakkan kembali berkasnya di atas meja Jovan, mer…
My Fake Nyonya
Kerja Bersama
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 78 Episodes
Comments