Zah terdiam di depan cermin, duduk di depan meja rias. Ia hanya membaca pesan yang dikirim Aksa tanpa ingin membalasnya, melihat panggilan masuk tanpa ingin menjawabnya. Sekecewa itu Zah pada Aksa, bayangan wajah Aksa yang ada di dalam vidio ponsel Diana masih terus berputar di ingatannya.
Dirinya kira, hanya dirinya seorang yang pernah menemani Aksa sejauh ini.
Bahu Zah berguncang, airmata pun jatuh, kedua tangan Zah menutup wajahnya- lalu Zah menangis dalam kesendiriannya.
Ini adalah rasa sakit yang terdalam yang pernah di rasakan selama ini.
Zah dengan baju lengan panjang oversize, memilih menenangkan diri dengan tidur. Entah bisa atau tidak, tapi setidaknya esok dirinya bisa bertemu matahari dengan keadaan lebih baik.
Paginya.
Di pukul setengah enam pagi. Bola mata bening milik gadis cantik itu sudah terbuka.
Perlahan cahaya matahari mulai menembus di celah gordennya.
Zah masih engga bangun, tubuh, hati dan pikirannya masih lemas tak berdaya. Hingga jarum jam di pukul enam tepat, Zah pun bangun. Mengingat kewajibannya sebagai seorang anak, sekaligus seorang pelajar.
Zah melangkah membersihkan tubuh. Selesai itu, Zah mengenakan seragam dengan rapih. Rambutnya kali ini di ikat satu tak lupa mengenakan kaca mata agar matanya tak terlalu ketara jika dirinya sedang tidak baik-baik terutama di bagian hati.
Sudah rapih semua, Zah mulai keluar dari kamar menuju meja makan.
"Mamah mana bi?"
"Pagi-pagi sekali ibu pergi, sepertinya sangat sibuk."
Zah pun tak jadi menyantap sarapan yang sudah tersaji. "Kalau gitu Zah berangkat." Pamit Zah.
"Gak sarapan dulu non?"
"Zah sarapan di sekolah aja."
Zah pun berangkat di antar sang supir.
Di Nusa Pertiwi.
Zah berjalan sendiri memasuki koridor yang sudah banyak siswa-siswi berdatangan.
"Pagi Zah."
"Pagi."
"Udah sarapan?"
Zah tidak menjawab, langkahnya di buat cepat ketika Bara masih mengikutinya.
"Pasti belum kan?"
Zah tetep tidak menjawab, berjalan lurus.
"Nih buat lo." Bara memberikan satu kotak makan berukuran kecil ke depan Zahi…
MY UNIVERSE (Coretan Wajah Aksara)
episode 45
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 60 Episodes
Comments