Saat pertarungan mencapai puncaknya, salah satu petinggi dari keluarga Hedon tiba-tiba muncul di arena. Niatnya terang-terangan: mengambil Death Eyes milik Nath.
Petinggi Keluarga Hedon "Kau, Nath! Kami tidak akan membiarkan kekuatan gelap seperti itu jatuh ke tangan sembarang orang. Kami akan mengambil Death Eyes itu sekarang juga!"
Pertempuran dihentikan sejenak oleh kehadiran petinggi keluarga Hedon yang menegangkan. Penonton dan para siswa di arena bingung dengan perkembangan mendadak ini.
"Tidak, kalian tidak boleh mengambilnya begitu saja! Death Eyes adalah milikku!"
Petinggi Keluarga Hedon "Keluarga ini membutuhkannya. Kau hanya seorang siswa biasa. Kami akan mengambilnya, atau merebutnya secara paksa."
Konfrontasi yang melibatkan Death Eyes, keluarga Hedon, dan pertarungan yang sedang berlangsung menciptakan ketidakpastian besar di arena.
Dalam ketegangan yang melanda arena, bahkan Galahan sebagai kepala sekolah tidak berani untuk menghentikan langkah keluarga Hedon. Kekuatan dan pengaruh keluarga tersebut membuat situasi semakin kompleks.
"Aku tidak bisa melanggar aturan keluarga-keluarga besar. Ini adalah urusan internal yang sulit untuk diintervensi."
Ketidakberdayaan Galahan membuat suasana semakin tegang. Keluarga Hedon dengan tegas melangkah mendekati Nath, sementara Death Eyes-nya masih aktif.
Petinggi Keluarga Hedon "Waktunya memberikan Death Eyes kembali pada keluarga ini. Kau tak bisa menahan kekuatan seperti itu."
Nath, dalam posisi yang sulit, berusaha mempertahankan haknya pada Death Eyes.
"Aku tidak akan memberikannya begitu saja. Ini milikku, dan Aku akan melindunginya."
Pertarungan yang sebelumnya mempertemukan Nath dan Harry kini berubah menjadi konflik yang lebih besar dengan keluarga Hedon.
Ketika situasi semakin menegangkan, tiba-tiba muncul sosok misterius yang sepertinya melindungi Nath. Aura kehadirannya membuat arena bergetar hebat, menciptakan ketidakpastian di antara semua yang hadir.
Petinggi Keluarga Hedon "Siapa kau yang berani i…
DUCUNE
Munculnya keluarga Hedon
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 55 Episodes
Comments