Namun jawaban Lukky sungguh membuat kecewa.
Lukky. "tidak usah! Kakak sudah makan."
Jawab Lukky dengan nada dingin dan ekspresi wajah datar, sambil melepaskan sepatu yang ia kenakan.
Audia. "Kalau gitu biar Audia bikinkan teh ya?"
Tawar Audia lagi, kali ini dengan suara sedikit parau, karena Lukky terus bersikap dingin dan datar padanya.
Lukky. "tidak usah! Kakak bisa bikin sendiri nanti!"
Jawab Lukky lagi masih dengan nada dingin dan tanpa ekspresi, kali ini sambil membaringkan tubuhnya di sofa, lalu memejamkan mata.
Seolah tak ingin diganggu lagi, melihat itu Audia hanya bisa menangis dalam diam. Meski ia tidak bisa membendung air matanya, namun ia berusaha untuk mengendalikan suaranya, agar tidak terlihat jelas bahwa ia sedang menangis.
Audia. "Baiklah kalau gitu Audia keluar sebentar ya. Audia mau cari udara segar."
Ujar Audia dengan suara yang sebisa mungkin ia kendalikan agar tidak terdengar parau, karena sebetulnya dadanya sudah sangat sesak, dan ia sudah tidak bisa lagi membendung air matanya yang sudah mengalir dengan sendirinya.
Lukky. "Hmm"
Jawab Lukky dengan bergumam tanpa membuka matanya, seolah tidak peduli Audia mau pergi kemana malam-malam seperti ini.
Audia keluar dari rumah dengan membawa ponsel di saku Long dress-nya, awalnya ia hanya ingin berjalan sedikit jauh dari rumah, agar ia bisa menangis sepuasnya tanpa diketahui oleh Lukky.
Namun tanpa Audia sadari ia sudah berjalan sangat jauh dari rumah, hingga ia berhenti disebuah jalan yang sedikit sepi. Lalu ia berjongkok disana dan menangis sepuasnya, ia menangis sambil memegangi kedua lututnya.
Tangisannya terdengar begitu menyayat hati, bahkan punggungnya sampai bergetar kencang, karena mengeluarkan semua tangisannya yang selama ini ia pendam.
Hiks, hiks, hiks, hiks. Ia bahkan sampai kesulitan untuk bernafas, karena betapa sesaknya dadanya. Namun Audia tidak dapat melanjutkan tangisannya, karena ada dua orang pria yang mencoba mengganggunya.
"Adek manis kenapa nangis sendirian disini?"
Tanya dua o…
Bukan Cinta Biasa
Bukan cinta biasa 24
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 102 Episodes
Comments