Bab 8. Mendadak pulang

Sarapan bersama, itu yang Ana lakukan bersama Hugo pagi harinya. Hubungan mereka yang semula kaku, mengalami banyak perubahan sejak peristiwa mati lampu semalam. Tentu saja hal itu membuat Ana senang. Seterusnya Ana berharap hubungan mereka akan membaik.

“Berapa lama Kau akan menetap di sini, Ana?” Tanya Hugo setelah menghabiskan kopinya.

Ana mengunyah pelan rotinya, menunggu beberapa saat sebelum menjawab pertanyaan Hugo padanya. Ia minum terlebih dahulu, menaruh kembali cangkir tehnya ke sisi kiri meja lalu menautkan kedua tangannya ke atas meja.

“Tadinya Aku berencana pulang setelah pemakaman papa.” Ana melayangkan pandangannya tepat ke manik mata Hugo, ia tersenyum penuh rasa ingin tahu. “Tapi sepertinya Aku harus menunda kepulanganku, karena kehadiranku masih dibutuhkan di sini.”

“Oh, ya?” Hugo menautkan alisnya, lalu teringat pada wasiat papanya. Ia bisa menebak maksud ucapan Ana padanya.

“Aku menyukai rumah ini. Begitu banyak kenangan yang terjadi di sini. Aku berharap papa mewariskannya untukku.” Mata Ana tampak berbinar, ia lupa sedang berhadapan dengan Hugo yang menatapnya dengan kening berkerut dalam.

“Kalau Kau suka tinggal di rumah ini, Kau boleh memilikinya.”

Ana ingat papa pernah mengatakan itu padanya, saat ia menemani papa berjalan-jalan di taman belakang rumah. Waktu itu Ana hanya tertawa menanggapinya. Tapi sepertinya papa serius dengan ucapannya.

“Aku tak akan menarik ucapanku padamu. Kau pemilik rumah ini nanti.”

“Rasanya Aku sudah tak sabar ingin mendengar syarat apa yang akan diajukan papa untukku, demi mendapatkan aset yang sudah dijanjikannya padaku.” Senyum di wajah Ana semakin mengembang. Tidak lama lagi ucapan papa waktu itu akan segera terbukti.

Apa yang diucapkan Ana bukan sekedar alasan, apalagi setelah kedua pengacara Mayapada mengatakan pada mereka bahwa Ana adalah salah satu penerima warisan sesuai dengan nama yang diwasiatkan papa Fitra. Ia berharap rumah besar itu diwariskan papa padanya, seperti ucapannya waktu itu. Membayang…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Dany atmdja

Dany atmdja

😮😮😮

2024-02-13

1

Deni Rustam

Deni Rustam

👻👻👻

2024-02-13

1

Adi Nugroho

Adi Nugroho

🤦‍♂️🤦‍♂️🤦‍♂️

2024-02-13

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!