" kau mengancam ku, Nicholas," ejek Miriam
" tidak, Miriam," ujar Nicholas, yang sudah lelah dengan semua masalah ini.
" jika kau ingin mengatakan kepada dunia bahwa bukan kau yang memberikan putra kepada suamimu, silahkan lakukanlah. istriku sudah tahu, dan dia tidak perduli. hanya pendapat istriku yang terpenting bagiku," kata Nicholas dengan sungguh sungguh.
" kau tidak sungguh sungguh dengan ucapan mu, kan," tanya Miriam sedikit kesal.
" aku serius,"
" kau bajingan," maki Miriam dengan gusar.
" kau berpikir telah memiliki segalanya, benar kan? tapi tunggulah selama beberapa tahun, dan Istri tercintamu itu akan membenci mu... sama seperti aku membenci ayahmu," kata Miriam dengan nada marah.
" dia tidak sepertimu, Miriam," Nicholas tersenyum.
" aku selalu membenci Silverley, dan sudah muak tinggal di sini," tegasnya dengan marah.
" aku hanya tetap tinggal untuk membuatmu menjauh," kata Miriam lagi.
" aku tahu itu, Miriam," jawab Nicholas pelan.
" aku tidak akan tinggal lebih lama di sini," kata Miriam tegas.
" dan kau bisa pastikan bahwa aku tidak hanya akan mendapatkan sebuah vila, tapi sebuah Mansion!," katanya lagi.
Miriam bergegas keluar dari ruangan itu, dan Nicholas hanya mengawasi nya sambil mengambil napas panjang. ia bersyukur sekali akhirnya bisa lepas dari Miriam dan teror terornya. suatu kebahagiaan besar baginya untuk bisa mendapatkan kembali rumahnya dan bebas dari kedengkian Miriam.
beberapa jam berikutnya, sebuah kereta kuda terdengar berjalan keluar dari kediaman Montieth dengan Miriam berada di dalamnya. tiga orang yang berada di ambang pintu menghela napas lega saat menyaksikan kereta kuda itu berjalan menjauh. Eleanor langsung masuk kembali ke dalam rumah, tapi Nicholas tetap berdiri di sana lebih lama lagi, tangannya memeluk erat istrinya, dan menjaganya agar tetap dekat dengannya. sementara pipi Regina menempel di dadanya.
mereka berdiri diam di sana cukup lama hingga melihat dua buah kereta kuda muncul di ujung jalan masuk. tubuh Nicholas…
Cinta Sejati Seumur Hidup
Bag 85 Keluarga Yang Bahagia... Tamat.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments