"Udah apapun penjelasan mereka, nikahin aja mereka berdua, bukti sudah ada, kami semua menjadi saksi kalian berpelukan tadi, kalo tidak ada kami mungkin saja kalian berdua berbuat lebih. " Ucap warga
"Betul sekali. " Sorak warga
Arvita dan reno cuma terbentang, entah apa yang sedang dipikirkan
"Begini saja bapak-bapak, saya tetap akan bertanggung jawab, tapi saya minta diskusi dulu sama Arvita dan pak RT gimana? " Usul Reno
Pak RT berpikir sejenak lalu,
"Baiklah kita bapak-bapak sebagai RT disini saya bertanggung jawab dengan masalah ini, saya janji akan segera memberikan solusi yang terbaik untuk mereka berdua, jadi saya akan bicara dengan mereka berdua. " Ujar pak Rt kepada warga yang berkumpul di rumah itu
"Ya Kami kasih kesempatan kalian untuk bicara, tapi pak RT jangan mau kalo di sogok mereka, pokoknya mereka harus dinikahkan supaya tidak menjadi hal buruk pada lingkungan kita. " Ujar salah satu warga
"Baik pak, saya berjanji akan menikahinya, ijinkan terlebih dahulu saya berbicara dengan nya dengan didampingi Pak RT saja." Ucap Reno
"Apa aku tidak salah dengar, pak reno berjanji akan menikahi ku. Batin Arvita shok"
"Mari pak RT kita masuk kedalam dulu, kita bicara dulu didalam bertiga. " Reno mengajak pak Rt untuk masuk ke dalam ruang tengah/ruang makan.
"Arvita ayo ikut kami. " Ajak Reno
"Ehhh.... Iya. " Jawab Arvita tersadar
Setelah itu mereka bertiga masuk ke ruang tengah.
Didalam ruang tengah
"Gimana kamu mau menikahi nak Arvita sekarang, tapi sebelum itu saya tanya dulu status kami gimana, apa sudah punya istri atau masih singgle? " Tanya pak
"Kebetulan status saya duda pak Rt, saya sudah bercerai dengan istri saya, sebelumnya saya mau memperkenalkan diri nama saya Reno." Jawab Reno
"Nah kalo begitu kalian menikah saja, kalian sama2 singgle satu duda satu janda jadi tidak ada masalahkan nak Reno? " Ucap pak RT
Arvita masih diam saja, tidak tau mau ngomong apa.
…
Ikuti Saja Takdir Membawa
Bab 21 SAH juga
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 57 Episodes
Comments