Giana tidak menyangka, pria itu tiba-tiba sudah duduk disebelahnya dengan senyum termanisnya. Senyum yang jarang dia lihat selama ini. Pria berambut cokelat dengan mata cokelat kebiruan itu mengusap lembut puncak kepalanya lalu mengecup keningnya.
"Kenapa kamu tega meninggalkan aku, sayang?" suara Ello begitu lembut di telinga Giana. Wanita itu masih tidak percaya tiba-tiba Ello ada disebelahnya.
Giana menatap Ello dengan perasaan campur aduk di dalam hatinya. Dia tidak tahu harus merasa senang atau marah. Sudah hampir 6 bulam ini dia berpisah dengan Ello, meninggalkan pria itu dengan harapan mendapatkan kehidupan baru setelah ini, namun nyatanya Ello bisa menemukannya.
Giana mengamati tubuh Ello berubah. Lebih kurus dan tidak terurus. Dalam pikirannya, kenapa Ello bisa sampai seperti itu.
"Maafkan aku, Giana. Aku tahu aku telah membuat kesalahan yang besar dalam kehidupan kita," ujar Ello sambil terlihat sedih.
Giana merasa sedikit canggung, tapi juga senang melihat Ello datang dengan kebaikan hati. "Maaf Kak, eh Tuan...."
"Kamu bukan pembantuku lagi, tapi kamu ibu dari anak-anakku," potong Ello, "Jangan pernah memanggilku Tuan lagi. Kita pulang ke Noreland lagi, sayang."
Giana tampak gamang ketika Ello menyebut nama negara itu.
"Aku tahu kamu takut, tapi setelah kita kembali ke sana, aku pastikan kamu akan hidup bahagia bersamaku terus."
"Ke-kenapa kakak kurus sekarang?" tanya Giana mencoba memberanikan diri.
"Karena ini," jawab Ello sambil mengusap lembut perut Giana, "Aku hampir setiap hari mengalami mual dan muntah."
"Maksudnya bagaimana?" tanya Giana bingung.
"Pernahkah kamu merasa ngidam atau merasa mual-mual?" ucap Ello dengan penuh perhatian.
"Iya, pernah. Tapi aku nggak paham. Bagaimana bisa kamu merasakan itu juga?" jawab Giana.
"Itulah yang disebut kehamilan simpatik. Dan aku hampir setiap hari merasakan itu, dan membuatku jadi kurus dan lemah," jelas Ello, "Kata Eril aku mengalami kehamilan simpatik, kamu yang hamil aku yang ngidam dan mual muntah. Karm…
Pelayan Cinta Tuan Mafia
Sudah Ketemu Pawangnya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 52 Episodes
Comments