Rio masih tertunduk lemas, ia merasa bersalah pada Ayu. Kini ia bingung harus berbuat apa, semuanya sudah terlanjur dan kemungkinan besar perut Ayu semakin lama semakin buncit. Dan tak menutup kemungkinan jika Ayu hamil buah hati Rio
Lalu Rio menyusul Pras yang berada di ruang tamu, dan bertanya apa yang harus ia lakukan sekarang dengan semua kesalahan yang ia perbuat
Pras sedang duduk di depan tv dan entah apa yang ia tonton saat itu, ia hanya memencet tombol remot saja
Duduk di samping Pras "Bang," ucap Rio memulai pembicaraan
"Hm," jawab Pras singkat, dan masih fokus pada televisinya
"Gue harus gimana sekarang bang? gue udah terlanjur melakukan itu ke Ayu, dan gak mungkin juga gue ninggalin dia gitu aja," tanya Rio dengan raut memelas dan penyesalan yang teramat dalam
Pras tak menjawab pertanyaan Rio, ia masih terdiam fokus dengan televisi dan remotnya. Seakan-akan ia tak memperdulikan apa yang Rio alami sekarang,
"Bang, tolongin gue dong, gue tau gue salah tapi seenggaknya lo ngasih gue saran" pinta Rio dengan nada memohon
Pras menghela nafasnya berat, sebenarnya ia tak tega melihat adiknya menderita
"Ya udah, gini aja, lo udah nemuin Ayu buat minta maaf belum?" tanya Pras menoleh ke arah Rio
"Udah bang, tadi pagi. Dan hampir aja Ayu jadi milik orang lain" jawab Rio menyesal
"Kok bisa?!" tanya Pras sedikit terkejut sambil mengangkat alisnya sebelah
"Karena gue baru mau nemuin dia hari ini bang," jawab Rio lirih sambil menundukkan kepalanya takut
"Apa lo bilang barusan?! lo itu udah gila ya? udah berani ngambil barang berharga milik cewek lo, trus lo diemin selama satu minggu lebih!" teriak Pras murka
"Otak lo ada dimana sih Yo?! ya wajar lah kalo Ayu nyari cowok lain, karena elo nggak berani tanggung jawab itu namanya! sumpah, gue nggak nyangka punya adek sebr*ngs*k ini!" bentak Pras yang hampir memukul Rio
"Percuma lo perjuangin Ayu sampek kayak gitu kalo ujung-ujungnya elo sendiri yang bakal kehilangan dia karena ulah lo sendiri, tau nggak lo!" teriak Pras sam…
Kisah Cinta Ayu
Perjuangan Rio
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 106 Episodes
Comments