Setelah membahas rencana penyerbuan, Xiao Tian dan kawan kawannya melanjutkan latihan di alam kekosongan milik Wukong. Sembari melihat kloningnya mengajari Xiao Tian dan tan temannya, Wu Kong berusaha menghibur Dewa Petir yang terlihat murung sejak keluar dari ruang hampa.
"Ehm, kau tak seperti biasanya. Putramu telah kembali ke tanganmu tapi kau malah menjadi galau seperti ini,"
"Bisakah kau santai sedikit saja Dewa Petir?"
tanya Wu Kong sambil memegang pundak Dewa Petir.
"Benar kata kakak pertama, kau tak seperti biasanya Dewa Petir. Biasanya kau selalu mengesampingkan masalah pribadi saat sedang mengemban sebuah misi penting. Apakah kau berubah melembek setelah mengetahui kalau putramu tak lagi mempercayaimu?" tanya panglima Tian Feng.
"Dewa Petir berhentilah murung, kalau kau seperti ini bagaimana mungkin putramu bisa mempercayaimu lagi?"
"Jika kau kehilangan sebuah kepercayaan dari putramu, maka dapatkan saja kembali."
"Bukankah keadaan ini lebih baik dari pada kehilangan dia untuk selamanya?"
"Kau bisa tertawa lepas ketika Dian Zheng telah lama dinyatakan tewas."
"Saat ini dia telah kembali, kau seharusnya tersenyum dengan santai, dan minum arak ini bersamaku," ucap Wukong sambil menawarkan segelas arak.
"Hei kakak pertama, dari mana kau mendapatkan arak itu?"
"Seorang biksu tak boleh mabuk, meski kita telah menjadi Dewa kita tak dibolehkan untuk ... ," belum sempat menyelesaikan ucapannya Wukong menutup mulut panglima Tian Feng dengan telunjuk kirinya.
"Sstttt, guru sedang tak ada disini. Lagi pula kita telah menjadi Dewa. Tak ada yang bisa melarang kita lagi saat ini. Bersantailah sedikit," ucap Wukong sambil meminum arak.
"Benar juga katamu, kalau begitu berikan araknya padaku," ucap panglima Tian Feng sambil mencoba meraih gelas arak di tangan Wukong.
"Enak saja, aku mengeluarkan arak ini untuk diminum Dewa Petir. Buat saja arakmu sendiri," ucap Wu Kong sambil menjauhkan arak di tangannya.
"Ah dasar pelit!" ucap panglima Tian Feng dengan wajah kesal.
"Kaka…
Reinkarnasi Dewa Obat
Chapter 245 : Memperkuat diri
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 566 Episodes
Comments
Tri Wicaksa
😅😅
2022-07-17
1
Andi Martata
akakkakka
2022-04-11
0
zamal78901
😁😆😅😂🤣
2021-12-03
0