Kemudian dengan langkah pelan, lelaki itu berjalan menuju ke arah kamar Jeniffer, jangan sampai Jeniffer menyadari nya, itulah mengapa Jonathan berjalan mengendap-endap seperti maling.
Tiba di depan kamar Jeniffer, kamar nya tampak sudah tertutup rapat, dengan pelan Jonathan menempelkan telinga nya di pintu kamar Jeniffer.
"Hiks... Hiks.." terdengar suara isak tangis seorang wanita, yg tidak begitu jelas, hanya terdengar samar-samar.
"Apakah Jeniffer itu adalah kuntilanak, hingga dia menangis jam segini." Gerutu Jonathan dalam hati, seketika bulu kuduk Jonathan langsung meremang, membayangkan bahwa Jeniffer adalah kuntilanak, jika benar demikian maka dia pasti adalah orang pertama kali akan di cekik oleh Jeniffer, karna mereka adalah musuh bebuyutan.
Jonathan mengusap tengkuk nya, dan menggelengkan kepalanya berkali-kali.
"Tidak, Jeniffer kaki nya tampak, arti nya dia bukan kuntilanak ataupun sundel bolong jadi-jadian." Gumam Jonathan dalam hati.
Kembali lelaki itu menempelkan telinga di pintu kamar Jeniffer.
"Hiks.. hiks... Hiks." Masih terdengar suara isak tangis, sama seperti tadi.
"OMG, apakah Jeniffer menangis, tapi kenapa?." ucap Jonathan berkata pada diri nya sendiri.
"Aku harus menyelidiki." ucap Jonathan Kembali lelaki itu bermonolog.
"Dari mana ya." sahut Jonathan mencari celah untuk mengintip ke dalam kamar Jeniffer, saking bodoh nya dia, Jonathan bahkan tak ke pikiran untuk melihat dari cctv.
Jonathan berjongkok dan mencoba mengintip dari lubang kunci, namun sayang dia tak bisa melihat apapun.
"Ternyata kunci nya tak di cabut, sial." Gerutu Jonathan, sambil tetap mencari-cari celah agar dia bisa mengintip kedalam kamar tersebut.
Hingga lelaki itu memutuskan untuk tiarap dan mengintip dari celah bawah pintu, yg kebetulan memang tak terlalu rapat. Jonathan memicingkan mata nya, agar bisa melihat dengan jelas, apa yg terjadi di dalam kamar tersebut.
Jonathan bisa melihat ada kaki Jeniffer, tampak nya gadis itu duduk di lantai, mungkin dia menangis sambil du…
Benih Triplets Milik Tuan Muda
EPS 118 Cerita Jeniffer
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 193 Episodes
Comments
Erlinda
inilah asisten CEO terbodoh dalam dunia pernovelan
2025-01-24
0
Dinatha
wuihhh... sopan dan tutur kata yang baik sekali Jenifer.
ingatlah sering x kita menyebut kata kasar.. maka itu berbalik sendiri dengan keadaan kita
2025-01-07
3
Kakasefti
lemot juga si Jonathan
2024-08-20
1