Seseorang datang melapor hari ini. Katanya, orang-orang Negara Jin yang ditahan di penjara itu membuat keributan dengan memprovokasi tahanan lain hingga hampir berkelahi. Kegaduhan yang dibuat oleh mereka membuat sipir sangat geram dan ingin mencekik sampai mati, namun tidak dapat dilakukan karena Adipati Ning tidak menyukai orang yang main hakim sendiri.
Setelah berpakaian rapi, Ning Ziyu hendak pergi ke penjara untuk menangani orang-orang itu. Di taman utama kediaman yang luas, dia berpapasan dengan Cheng Yao yang sepertinya juga hendak keluar. Mereka berhenti, saling menatap dalam kedalaman mata mereka.
“Kamu akan keluar?” tanya Ning Ziyu.
“Ya. Kediaman terlalu membosankan akhir-akhir ini,” jawabnya, yang dalam hatinya ditambah kalimat, “Karena aku tidak lagi ribut denganmu. Aku merasa bosan sendiri.”
Cheng Yao memperhatikan Ning Ziyu selama beberapa detik. Pria ini begitu sibuk di pagi hari. Urusannya memang sangat banyak.
Cheng Yao memang tidak seharusnya selalu mengganggunya dengan keinginannya yang menguntungkan diri sendiri itu. Seharusnya, dia lebih pengertian, meski dia tahu dirinya tidak bisa menahan diri. Setiap kali melihat Ning Ziyu, hati Cheng Yao juga jadi kacau dibuatnya.
“Kalau begitu, berhati-hatilah.”
“Aku tidak akan tersesat.”
Sudut mulut Ning Ziyu berkedut. Dia tidak bermaksud menyindir Cheng Yao yang buta arah ini. Ning Ziyu hanya ingin wanita itu berhati-hati agar tidak lagi dikejar orang-orang yang berniat jahat padanya. Ning Ziyu tidak bisa mengawasinya setiap saat, dan bawahan yang diutus untuk melindunginya dari jauh pun seringkali kehilangan jejak akibat pergerakan wanita ini yang begitu misterius.
“Aku tidak bermaksud menyindirmu.”
“Aku tidak merasa tersindir. Adipati, bukankah kamu sibuk? Kalau begitu segera pergi, aku juga tidak punya suasana hati untuk mengganggumu hari ini.”
Ning Ziyu tidak mengangguk atau tidak mengiyakan. Dia hanya memasang ekspresi yang agak jelek di mata Cheng Yao. Ada apa dengan pria itu hari ini?
Bukankah dia…
Tuan Adipati, Sang Putri Hanya Ingin Punya Bayi
Eps. 29: Akan Berkunjung
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 109 Episodes
Comments
Erna Masliana
pasti ingkar lagi..
2025-10-27
0
Oi Min
wkwkwkwkwkwkwkwk...... Jun Heng...... majikan mu mang laen
2024-08-13
3
Novi Yantisuherman
Lucu juga si bayangin aja mafia tapi somplak wkwkwk/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
2024-05-03
6