Di dalam sebuah mobil avanza berwarna merah yang melaju dengan kecepatan lumayan tinggi, tiga orang dengan raut wajah yang sama - sama sedih, saling bermain dengan pikirannya masing-masing.
Pengemudi berusaha fokus ke depan, namun masih juga tidak bisa mengabaikan pikirannya.
Mereka adalah David, Rian dan juga Alya. Alya tidak mengetahui urusan Rian dan David, namun dia diam dan memahami situasi yang terjadi.
Mendengar Afka kambuh, mereka bertiga langsung memutuskan untuk segera menemui Afka saat itu juga walaupun jarak beberapa puluh meter memisahkan mereka.
Perjalanan memakan waktu tiga jam lebih, karena siang itu setelah dhuhur, jalanan begitu padat dipenuhi pengendara lain.
Setelah sampai di rumah sakit, David dan Alya langsung menuju ke ruangan Afka, sedang Rian harus mengambil peralatannya di ruang kerjanya.
Sudah ada dokter yang menangani Afka, namun semua urusan Afka berada di tangan Rian saat ini.
David membuka pintu ruangan Afka. Terlihat sahabatnya itu sedang berbaring lemas dengan alat bantu pernapasan di hidungnya.
Ahwan menatap melas David. Wajahnya ikut memucat melihat keadaan adiknya.
"Apa yang terjadi dengan Afka Mas?" tanya David kepada Ahwan.
"Pagi tadi dia tiba - tiba kambuh dan segera kami membawanya ke sini" suara Ahwan parau.
David memejamkan matanya dan air matanya mulai berjatuhan membasahi kedua pipinya.Segera ia mengusap air mata itu dengan tangan kasarnya.
"Dimana Arafa?" tanya David kepada Ahwan.
"Gadis itu tidak tahu menahu masalah Afka sakit, Afka selalu berpesan untuk tidak mengatakan perihal sakitnya kepada Arafa."
"Kalian jangan mengatakan kepada Arafa, tapi aku yang akan mengatakannya!" David segera berlalu meninggalkan ruangan Afka untuk menjemput Ara di rumahnya.
Sebelumnya dia mencari Rian untuk meminjam mobil.
Alya hanya terdiam duduk di sebelah Ratna yang berada di luar ruangan Afka. Gadis itu tidak berani bertanya tentang apa yang terjadi, karena Ratna juga sepertinya terpukul dan tidak bisa berkata apa - apa lagi.
David memp…
Pilihan Hati
Episode 48
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 85 Episodes
Comments
ᶠˡᵃ• Syaqila 🍀
nama nya jodoh, maut, rezeki tidak ada yang tahu karna hanya allah yg tau smpai kapan kita hidup d dunia ini dan dengan cara apa maut menjemput. kita sebagai manusia hanya bersiap dengan memperbanyak ibadah dan kebaikan untuk bekal kita di akhirat kelak, jadi sewaktu2 ajal menjemput kita sudah siap karna nama nya ajal tidak ada yang tau kpan datang nya tua muda sehat sakit bisa saja ajal menjemput kapan pun.
salud untuk afka, karna walupun ajal menjemput tpi dia masih memikirkan arafah dan menyiapkan pernikahan untuk arafah dan david.
d pilihan hati ini juga syarat akan nilai kehidupan d dalam nya seperti ke ikhlasan, tanggung jawab, sabar, kerja keras dan lain nya. contoh nya arafah yang pekerja keras untuk menghidupi keluarga nya dan untuk berobat ibu nya. dan nilai ikhlas seperti dalam episode ini arafah dan david ikhlas dalam menerima wasiat dari afka.
semangat terus mom untuk berkarya buat novel2 yg syarat akan nilai...💪💪💪
2020-09-24
0
ᶠˡᵃ• Syaqila 🍀
nama nya rezeki, jodoh, maut sudah ada yang ngatur tinggal kita yang menjalan kan siap atau tidak.
manusia pun tidak ada yg pernah tau kpan maut akan menjemput, siap tidak siap kita sebagai manusia harus siap kpan maut akan menjemput
2020-09-24
0
🌠SUERNI🌠
cerita ini mengajarkan banyak sekali kebaikan, mengajarkan bahwa hidup akan selalu mendapatkan balasan yg baik jika kita selalu berbuat baik, pasrah dan nerimo ing pandum. seperti Ara yg dengan sabar menjalani kehidupannya di masa lalu hingga akhirnya sekarang dikelilingi orang-orang baik dan Afka yg selalu sabar meski diberikan cobaan sakit. Dan di part inj mengajarkan bahwa maut memang gak mengenal usia, mau bisa datang kapan saja dan tak akan mau menunggu walau sekejab. Afka yg selangkah lagi ada harapan untuk sembuh dan bahagia justru mendapat takdir sebaliknya dan hebatnya dia sudah siap dan ikhlas nerima. Contoh konkrit jika kita hidup haruslah selalu siap dijemput maut dan senantiasa menyiapkan bekal akhirat. Cerita yg luar biasa kak CZ, adem ayem bacanya tanpa parnoan ada konflik yg bikin jantung pingin mencelos 🤣🤣 SEMANGAT 💪
#BEST COMMENT
2020-09-24
0