...Bab 193...
Sehari sebelum kejadian penyerangan.
Tuan Marlon baru saja menyelesaikan pekerjaannya.
Setelah menghembuskan nafas keruh, Tuan Marlon membuka tirai jendela, menatap ke bawah seperti yang biasa dilakukan oleh Rey ketika berada di ruangan tersebut.
Tok tok tok...
"Masuk!" Perintah Tuan Marlon.
Seorang lelaki memasuki ruangan. Dia memberi hormat sebelum berkata. "Presiden kehormatan, tiket pesawat telah dipesan. Penerbangan malam ini pukul delapan,"
Tuan Marlon melirik jam. Kemudian mengangguk.
Pemuda tadi membungkuk hormat, kemudian berbalik.
Setelah pemuda tadi berbalik, Tuan Marlon pun segera mengemasi barang-barangnya. Satu bulan ini dirinya sangat sibuk, terutama seminggu belakangan ini. Hampir setiap hari waktu tidurnya tidak lebih dari tiga jam. Tubuh tua renta nya semakin membungkuk. Mungkin terlalu banyak beban yang dia tanggung.
Tiba di area parkir, pak sopir segera membuka pintu mobil untuknya. "Presiden, kemana kita akan pergi?"
"Ke istana Utara!" Jawab Tuan Marlon.
"Baik!"
Mobil pun bergerak perlahan keluar dari area parkir. Hanya saja, setelah mobil tersebut meninggalkan area parkir, seseorang keluar dari belakang tiang dan membuat panggilan.
"Mobil target sudah bergerak. menurut informasi, target telah memesan dua tiket menuju negara Amaria,"
Setelah melakukan panggilan, lelaki tadi menyelinap dan pergi.
Mobil yang dikendarai oleh Tuan Marlon berhenti di depan gerbang istana Utara. Di depan, John Larsson dengan hormat menyambut kedatangan Tuan Marlon. Dan setelah basa-basi sesaat, keduanya pun saling beriringan memasuki aula istana.
"Presiden," sapa Diana kepada Tuan Marlon.
"Nona muda tidak perlu sungkan.
Oh ya, bagaimana kabar mu?" Tanya Tuan Marlon.
"Baik-baik saja, Presiden," jawab Diana.
Tuan Marlon memperhatikan perut Diana yang sudah membesar. Ada rasa tak tega untuk mengajak Diana pindah keluar negri. Karena kandungan Diana sudah memasuki delapan bulan. Akan tetapi jika tidak pindah, keselamatan Diana akan terancam. E…
Kembalinya Sang Penguasa
Sehari sebelum serangan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 237 Episodes
Comments
Okto Mulya D.
Falcon kereeeenn... Jend Hunt ini yang bunuh Sisca.
2024-12-19
0
Imam Sutoto
good job Thor lanjut
2024-08-29
0
Inyoman Raka
falkom emang top
2024-08-28
0