BAB 22 | Malam hari yang cerah

Shang Xi memalingkan wajah dan bergegas hendak menjauh dari Huang Shi di sungai itu.

“Mengapa kamu pergi? Apa kamu ingin para penjahat itu datang lagi?”

“Aduh....” Shang Xi sontak menghentikan langkah dan kepalanya menjadi pusing mendengar teriakan Huang Shi. Dia tidak tahu apakah harus pergi atau tinggal di sana.

“Ambilkan pakaianku.” Huang Shi masih terdengar marah dan meminta Shang Xi untuk mengambilkan pakaiannya yang dia letakkan di pinggir sungai.

“Bawa kemari dan jangan mengintip,” lanjut Huang Shi.

Shang Xi menghela nafas lalu melakukan permintaan Huang Shi. Dia menutup mata menoleh ke arah berlawanan lalu berjalan mundur ke pinggir sungai mendekati tempat Huang Shi berendam.

Huang Shi mengambil pakaian yang dibawakan oleh Shang Xi lalu mengenakannya.

Kemudian Huang Shi naik ke pinggir sungai dan Shang Xi memandangnya dengan tatapan takjub karena kecantikannya.

“Mengapa wajahmu merah dan menatapku seperti itu? Apa kamu berpikiran jorok tentangku?” Huang Shi terlihat kesal bercampur malu karena tatapan Shang Xi.

“Ah, tidak nona Huang. Aku hanya mengagumi kecantikanmu.” Shang Xi terkejut karena kelepasan berbicara. Dia terdiam menatap Huang Shi dengan mata terperanjat.

Huang Shi lebih terkejut lagi mendengar kata-kata Shang Xi. Jantungnya berdebar kencang namun hatinya merasa senang. “Apa katamu? Aku tidak mendengarnya...” Huang Shi ingin mendengar kata-kata itu lagi dari bibir Shang Xi.

“Aku terkejut melihatmu diserang oleh para penyusup itu. Siapa mereka?” Shang Xi mengalihkan pembicaraannya.

“Jika aku tidak salah mengenali jurus pedang yang mereka gunakan adalah jurus pedang langit kesembilan dari sekte Bulan Sabit.”

Huang Shi segera bergegas untuk melaporkan hal ini pada ayahnya, ketua sekte Huang Zhou. “Ayo kita melaporkan hal ini pada ayah,” ajaknya pada Shang Xi.

Di kediaman ketua sekte, Huang Shi langsung menemui ayahnya bersama Shang Xi dan melaporkan penyusupan serta penyerangan yang dilakukan oleh sekte Bulan Sabit ke kediaman sekte Teratai Putih.

S…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Mahayabank

Mahayabank

Mantaaap...Lanjuuuut lagiiee 👌👌👌

2024-05-20

0

Mahayabank

Mahayabank

hajarrrr...pengintip itu.../Good//Good/

2024-05-20

0

Humaira

Humaira

'malam ini ku tak dapat tidur, wajahmu menggoda selalu...' 💃💃💃💃🙈

2024-05-19

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!