Ruby menatap dua pasangan di hadapannya,yang tengah bahagia bahkan tawa keduanya begitu menggangu pendengarannya.
Ruby memilih memakan sarapannya tanpa memeperdulikan kedua pengantin baru itu,ia malas untuk meladeni keduanya apalagi jika ada masalah.
"Lusi,tolong buatkan saya susu":Pintah ruby ke lusi.
"Baik nyonya,tunggu sebentar,akan saya buatkan":Ruby menganggukan kepala.
"Hey mbak,mbak kan bisa membuat sendiri,kenapa malah merepotkan lusi,dia juga pasti banyak pekerjaan":Ucap Livia sembari tersenyum remeh.
"Hmm begitu yah,tapi dia adalah bawahan saya jadi bukan masalah bukan,jika saya menyuruhnya":Ucap ruby santai,tak lama lusi datang sembari membawa segelas susu.
"Mbak,mbak kok berbicara seperti itu,aku hanya menasehati mbak":Ucap Livia dengan wajah
sedihnya.
"Tak perlu,saya tau apa yang baik buat saya,jaga batasanmu":Ucap ruby dingin,sembari meminum susunya.
Brak
Hendrik memukul meja makan itu,membuat mereka berdua terkejut,tapi ruby langsung mengubah ekspresi nya biasa saja.
"Kalian sangat bersisik,dan kau wanita tak tau diri,tak usah besar kepala,ingat posisimu disini yang bukan siapa-siapa":Ruby menahan rasa sakit di hatinya,ia melirik kearah Livia yang menatap dirinya mengejek.
"Ah seperti itu,jika begitu saya tunggu surat cerainya,lusi bawah saya kekamar":Pintah ruby terakhir,lusi pun menganggukan kepala,sedangkan hendrik mengepalkan kedua tanganya,saat ruby membahas cerai,tapi itu tidak akan terjadi,sampai kapanpun ia tak akan mencerai kan ruby.
Setelah perdebatan di meja makan tadi semuanya kembali seperti biasa,melakukan aktivitas mereka.
Ruby menatap televisi di depannya,dan menampilkan dua botak kembar,yang tak pernah tumbuh besar,dengan buah mangga yang ia makan tak lupa susu hamil.
Ruby terlalu serius,sampai tak sadar jika hendrik kini berada di belakangnya dengan kedua tangan yang ia masukan kedalam saku celana.
"Ihhh si fizi,kasihan tau upin ipinya,kan orang tua mereka meninggal udah takdir,ini malah mengejek temen sendiri,emang harus di tampol i…
Pernikahan Paksa
Pernikahan Paksa,Episode 19
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 41 Episodes
Comments