Austin kembali ke tempat duduknya semula, ia mulai menyendok makanan nya dan menyuapkan nya ke mulut Nina.
Nina dengan sedikit malu-malu membuka mulutnya. Baru kali ini pacaran, tapi sudah diperlakukan semanis ini.
"Bisa-bisa aku diabetes jika terus begini," gumam Nina.
"Kamu ngomong apa sayang? Gak jelas kedengarannya," tanya Austin.
"Aku bilang makanan nya enak," jawab Nina.
Austin tersenyum lalu manggut-manggut. Kemudian melanjutkan makannya. Hingga makanan didalam piring pun habis.
Austin mengambil tissue lalu mengelap bibir Nina. Lagi-lagi Nina dibuat tidak berdaya diperlukan seperti itu oleh Austin.
Wajah Nina memerah, ia sangat baper dengan perlakuan Austin kepadanya. Austin melihat Nina tertunduk, kemudian Austin menyentuh dagu Nina.
Sehingga Nina sedikit mendongak. Austin mengelus pipi Nina dengan ibu jarinya. Jantung Nina sudah berdebar kencang sejak tadi.
"Oh Tuhan, jika ini mimpi, tolong jangan bangunkan aku," batin Nina.
"Sayang, mengapa melamun, hmmm?"
"Tidak!"
"Serius? Aku lihat kamu banyak diam dan wajahmu memerah. Apa kamu sakit?"
"Tidak! Aku tidak apa-apa kok."
"Kalau begitu kita pulang saja, aku tidak ingin kamu kenapa-kenapa."
Austin menekan tombol yang ada diruang private tersebut, tidak berapa lama pelayan pun datang.
Austin memberikan kartu sebagai alat pembayaran. Pelayan pun segera menggesek kartu tersebut.
Karena pelayan sudah membawa alat untuk menggesek kartu. Jadi tidak perlu bolak-balik lagi ke kasir.
"Terima kasih Tuan, silakan datang lagi," ucap pelayan membungkuk sebagai tanda hormat.
"Terima kasih," ucap Austin.
Keduanya pun keluar dari ruangan itu. Nina dan Austin berjalan bergandengan tangan menuju parkiran.
"Austin aku kangen." Austin terpaku ditempatnya tiba-tiba saja seorang wanita memeluk dari belakang.
Austin tersadar kemudian segera melepaskan tangan wanita itu dari perutnya. Nina langsung berubah melihat hal itu.
Nina masuk kedalam mobil dan membanting pintu mobil sedikit keras. Austin pun segera menyusul masuk.
"Jangan sa…
Hacker Misterius Itu Anakku
Episode 79
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 171 Episodes
Comments
C2nunik987
Lagi lagi Carlos berguna utk om nya yg bucin akut 😅😅😅
2026-07-19
0
Cicih Sophiana
ah Nina baru begitu aja udah marah sampe segitu nya... padahal Austin bilang gak ada apa"..
2024-12-23
3
Kamiem sag
bisa gitu ya om Austin
2024-11-17
2