Di ruang tengah apartemen Rendi, lelaki selingkuhan Renata itu sudah mengirim chat pada Renata agar wanita itu tidak datang ke apartemen. Laki-laki itu ternyata bertindak cepat, agar Renata aman.
“Sampai kapak Om Rendi mau bungkam? Apa kakak ku yang menyuruh Om memata-matai aku?“
Rendi tersenyum, “Kalau bukan kakak mu, siapa lagi sayang. Kamu juga tau, sejak dulu Devan menyuruh Om mengawasi kamu.“
“Cih! Om Rendi juga lebih tau dariku, setelah kakak ku menikah... dia tidak pernah perduli lagi padaku, kan.“
Rendi menggeleng, “Kamu salah, sayang. Kakak mu meminta Om mengawasi mu, menurutmu untuk apa? Tentu saja untuk melindungi mu.“
Tak ada sedikitpun keraguan dalam kata-kata Rendi, Dena sudah hampir percaya sebelum sudut matanya mengenali suatu benda milik seseorang yang dikenalnya di apartemen itu.
Tak ingin Rendi mencurigai nya, Dena menatap Gea lalu mengangguk. “Om Rendi sepertinya berkata jujur, kita pergi aja. Mungkin benar, kak Devan sedang melindungi gue.“
“Oke!“ Gea bangkit dari sofa, dia melangkah ke pintu.
“Dena pergi ya, Om. Semoga Om sehat, jaga diri baik-baik. Ah... ingat selalu perkataan ku ini, Om. Tidak semua orang bersikap tulus pada Om, seperti Kak Devan dulu menolong Om saat Om dalam keadaan susah. Kak Devan begitu ikhlas membiayai pengobatan Mama Om sampai sembuh... sampai Om Rendi pun diberikan pekerjaan. Setia itu 'mahal dan mewah' jika kita bisa menjaganya... tapi saat kesetiaan itu dinodai dengan sengaja, lambat laun orang itu akan membusuk dengan segala kejahatan nya.“
Dena tersenyum lalu memeluk tubuh Rendi yang sudah dianggapnya Paman sendiri, usia Rendi memang lebih tua dari Devan. “Dena sayang Om, terima kasih sejak dulu selalu melindungi Dena. Dua tahun ini setelah Om enggak menjagaku lagi, Dena udah meraih sabuk hitam taekwondo loh... jadi Om nggak usah terlalu merisaukan keselamatan Dena. Sebab Dena sudah bisa membunuh orang yang berniat mencelakai Dena serta orang-orang di sekeliling Dena.“
Tersirat teguran sekaligus ancaman dalam suar…
Gadis Galak Terjebak Duda Gila
24. Simpanan Om-om.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 75 Episodes
Comments
Rafinsa
bego sih lu Devan.. udah jadi target pembunuhan baru sadar lu
2025-06-12
0
Pupun
kenapa mulutnya dokter Amriita seperti Jalang😡
2026-02-19
0
Sweet Girl
Arumi lagi tuuuu yg bakal nolongin kamu...
2025-04-08
0