Setiap hari adalah waktu yang sangat berharga bagi para insan di dunia. Terbukti pagi ini Hena sudah sangat sibuk dengan aktifitas di studio mulai dari kebiasaan membersihkan ruang kerjanya sendiri tanpa bantuan dari asisten.
Hena memandang foto pernikahan dengan Ares. Ia masih tak menyangka bahwa Ares sekarang menjadi suami yang tak pernah ia harapkan.
"Mimpi apa ya semalam gua bisa menikah sama cowok mokondo seperti dia," batin Hena.
Hena masih tak percaya bahwa saat ini dia adalah istri dari cowok mokondo yang selama ini dia sangat benci sekali
Sementara Hena masih memegang foto bingkai pernikahan di ruang kerjanya, Ares tak sengaja melewati ruangan Hena. Ia melihat Hena yang saat ini memegang foto pernikahan
"Ternyata istriku sudah mulai jatuh cinta pada ku sampai dia memegang bingkai pernikahan kita berdua," ucap Ares dengan tersenyum simpul.
Hena yang mulai merasa ada sosok di belakang punggungnya pun, akhirnya membalikkan diri. Namun Ares dengan gerakan cepat seperti halilintar pun menghindari dari tatapan mata Hena.
Ares tidak mau Hena tahu bahwa dia sedang mengintip dia sedang memandang bingkai pernikahan.
"Hufh, Syukurlah Hena tak tahu kalau tadi aku mengintip di ruang kerjanya. Kalau dia tahu pasti aku akan di marahi olehnya karena telah menganggu waktu dia sendiri," batin Ares.
Seandainya saja waktu bisa berganti. Ares ingin memutar kembali sebuah waktu yang sudah tersisa oleh rasa dendam pada Ibu Bella yang sudah merenggut nyawa orang yang sangat Ares sayangi.
"Ya, Allah hapuskan-lah rasa benci yang ada dalam dada ini. Sungguh ini sangat menyiksa hatiku," batin Ares.
Ares yang terus merasa bersalah akan sikap dia pada Hena, mulai mendekati ruang musola.
Ia mulai membasuh diri mulai dari muka, telinga, tangan, dan kakinya untuk kembali sujud kepada sang pencipta supaya hati dan pikirannya tenang.
Ares mulai merasakan kelegaan dari setiap sujud doa yang ia panjatkan, ia ingin hatinya memaafkan orang yang mungkin bisa ia maafkan.
Dalam sujud doa, kini Are…
The Golden Umbrella
43. Ares & Tegar
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 80 Episodes
Comments
Lukas
ikut la ...
2024-10-25
0
Lukas
awas bintitan
2024-10-25
0
ilusi
sok kegeeran...
2024-10-24
0