Pulau Kembar.

"Mama izin kan kalian memimpin PENDORA, tapi sebelum itu mama sendiri yang akan melatih dan mengetes kalian, jika kalian lulus mama akan izin kan kalian menyerang keluarga Wardana" ucap mama Salma lalu dia duduk di sofa kosong dekat Ardi.

"Waw... Ternyata mertuaku gak kaleng-kaleng" gumam Ardi sambil menatap ke arah sang mertua.

"Kenapa nak Ardi?" ucap Salma, saat melihat sang menantu menatap ke arahnya.

"Gak kenapa-kenapa, Ma" jawab Ardi gugup.

Tak lama Dokter Ridwan dan Dokter Kemal masuk untuk memeriksa Zeta dan memberi laporan tentang ke dua twins.

Too tok tok.

"Maaf kami menganggu" ucap dokter Ridwan pada semua orang di ruangan itu.

Dari arah belakang tampak lah beberapa perawat datang sambil mendorong brangkar milik Oma Sila.

"Loh! Dok?" ucap Opa Raden saat melihat brangkar sang istri yang juga ikut masuk ke ruangan milik Zeta.

"Kami sengaja memindah kan nyonya Sila agar perkembangannya dapat kami pantau bersamaan" jawab dokter Ridwan, tanpa mereka tau bahwa Renita dan Leo lah yang mengusulkan semua itu.

"Dok! Saya punya obat penawar tapi ini hanya bersifat sementara" ucap Leo setelah Oma Sila sudah selesai di pindah kan.

"Ini sangat berguna tuan, tapi sebelum itu saya harus mengeceknya terlebih dahulu, jika memang cocok untuk tubuh dan saraf nona Zeta itu akan sangat membantu setidaknya tak akan sampai mati total, hingga penawarnya kita dapat kan, saya harap agar taun muda dan keluarga segera bertindak untuk menemukan penawar itu" sahut dokter Kamal, lalu dia segera bergegas menuju laboratorium.

"Penawar itu ada pada Jacob" ucap Renita membuat keluarga Wijaya hanya bisa menghela nafas dalam hati mereka berucap.

"Entah sampai kapan anak itu akan berhenti memusuhi keluarga Wijaya" gumam Opa Raden dan Ayah Andi.

"Huh!! Jacob selalu akan seperti itu, padahal kami lahir dari rahim yang sama, tapi dia selalu menyimpan dendam pada kami" ucap Ardi dan Zaidan.

"Sampai kapan kamu akan begini terus nak! Adai kau tau mama tak pernah ingin meninggal kan mu, tapi keluarg…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Yuliati Soemarlina

Yuliati Soemarlina

saling berhubungan ternyata...

2025-07-25

1

Titin Andien

Titin Andien

woow makin penasaran👏👏👏 aku lanjut thor

2024-09-08

0

Dewi @@@♥️♥️

Dewi @@@♥️♥️

makin seru nih,,kalau ceritanya dah ke mafia,,

2024-09-07

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!