Kesal Saga sebenarnya. Hanya saja, dia tidak mungkin memperlihatkan pada kedua orang tua Lusi akan seperti apa perlakuannya pada Lusi kini. Sebaliknya, orang tua Lusi malah memikirkan hal lain. Mereka malah ingin memberikan waktu berdua saja untuk anak dengan menantunya itu supaya bisa menjalin hubungan yang lebih baik lagi.
"Ah! Karena nak Saga sudah ada di sini. Kami keluar sebentar yah. Titip Lusi, Saga." Mama Lusi berucap cepat sambil tersenyum.
"Iya. Jaga Lusi dengan baik ya, Ga."
"Ah! Tapi-- "
"Gak papa, kan? Kami gak akan lama kok," kata mama Lusi kini malah sambil beranjak.
"Nah, ingat ya. Jangan di tinggalkan Lusi nya sebelum kami datang lagi. Bisakan, Saga?" Mama Lusi berucap lagi.
Saga menatap lekat wajah orang tua tersebut. Tidak bisa menolak, hanya bisa menerima dengan pasrah.
"Iy-- iya baiklah." Saga berucap pelan.
Wajah putus asa plus pasrah yang Saga perlihatkan membuat hati Lusi terasa geli. Dia pun tersenyum bahkan tertawa kecil tidak bisa dia tahan. Sontak, Saga langsung mengalihkan pandangan dari pintu kamar yang kini sudah terlihat kosong.
"Ngapain kamu tertawa? Senang banget kamu kek nya karena sudah bisa memanfaatkan kedua orang tuamu buat menahan aku di sini."
"Heran. Orang tua sendiri kamu manfaatkan hanya untuk mencapai tujuanmu agar bisa bersama denganku. Sungguh picik."
"Ternyata, aku salah tentang kamu, Lusiana."
Wajah serius kini Lusi pasang.
"Kapan kamu benar tentang aku, Ga?"
"Apa maksud kamu?"
"Maksudku sudah sangat jelas, bukan? Kapan kamu pernah merasa diriku ini benar, Sagara Sanjaya, hm? Karena yang ada dalam pikiranmu itu selalu keburukan tentang aku saja. Gak ada tuh kebaikan sama sekali."
"Lusiana. Jangan uji kesabaranku. Karena kesabaranku itu ada batasnya."
"Oo ... benarkah? Perasaan aku sudah menguji kesabaranmu sejak lama deh, mas Dokter."
"Lusiana!"
"Astaga. Bikin kaget aja, Ga. Bisa gak sih jangan berteriak. Aku ini pasien tahu tidak?"
Berdebat dengan Lusi Saga yakin tidak akan pernah menang. Karena wanita ini sea…
Istri Kedua Mas Dokter
*Part 7
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 47 Episodes
Comments
mimief
makanya..kata mamahku
mending hidup dengan orang yg mencintai kita
bukan orang yg kita cintai
karena...lelah mengejar seseorang yg tak mau dikejar
2025-12-11
0
Ari Randz
nyesek thorrrr.... /Sob//Sob//Sob/
.bawangnya banyak banget....
.
2024-11-12
0
Zainab Ddi
😭😭😭sedih banget jd lusi
2024-07-25
1