\= Kantor TJ Corp. Beberapa waktu kemudian \=
Di pelataran parkiran yang luas itu, tampak segerombolan orang lalu-lalang membawa koper dan ransel. Berbagai kicauan dan obrolan santai terdengar dari beberapa penjuru. Semua orang terlihat santai dan gembira. Hari ini adalah batch pertama dari outing perusahaan ke salah satu lokasi vila di daerah kota B.
"Pagi pak Aydin."
"Pagi."
"Tim lengkap?"
"Tinggal Aurora, pak. Sama Samuel. Kalo Sam ban motor ojeknya kempes. Sekitar 10 menit lagi nyusul."
Bola mata Aydin menelusuri lokasi itu. Saat matanya menangkap sosok seseorang yang baru datang, nafas yang sejak tadi ditahannya, ia keluarkan perlahan dari hidung.
Menyadari hal itu, keningnya berkerut. Ada apa dengan dia?
Telinganya mendengar salah satu anak buahnya bertanya pada rekannya yang baru datang itu.
"Tumben rada telat, Au. Biasanya kamu datang paling pagi."
"Iya, Bi. Tadi ada kecelakaan KRL."
Refleks, kepala Aydin menoleh pada bawahannya itu.
"Kecelakaan? Kamu ga apa-apa?"
Aurora tersenyum sopan. "Saya tidak apa-apa, pak. Keretanya hanya anjlok sebentar."
Ada sesuatu yang tercubit di hati Aydin mendengar penjelasan formal itu. Sejak ia mengaku sedang dekat dengan Shania, Aurora sepertinya langsung menjauh dan menjaga jarak. Dulu mereka sering ngobrol akrab, bahkan banyak dari rekannya dari departemen lain, menyangka ia pacaran dengan gadis itu.
Peraturan perusahaan memang tidak mengizinkan hubungan romantis dalam kantor, karenanya Aydin pun memutuskan untuk langsung melamar Shania begitu merasa cocok.
Cocok? Apa yang kau rasa cocok dengan gadis kuper itu, A?
Pertanyaan penuh cemooh itu membuat jantung Aydin mencelos ke perutnya. Sudah sekitar 2 bulanan dia melakukan pendekatan pada gadis itu, tapi kenapa makin lama, dia makin merasa mereka tidak klop?
"Eh! Itu Shania."
"Aduh... Kenapa dia datang sih? Tadinya aku harap dia dilarang orangtuanya. Malesin deh."
Kepala Aydin tertunduk, pura-pura tidak mendengar gerutuan para bawahannya. Tidak ada seorang pun yang tahu int…
Tidak Pernah Ada Kata Perpisahan Antara Kita
Chapter 51 - Kecewa
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 81 Episodes
Comments
♡Ñùř♡
Astagfirullah sampai segitu nya,andai mama atau adik,kaka nya di perlakukan begitu juga gmn
2024-11-13
1
holipah
ngomong gampang jalanin nya ssh istri satu aja blm tau kita bisa bimbing dia g 😏😏 temen2 yang ky gini merusak 😂😂
2024-11-13
2