POV Author
Dirga jelas saja mendengar keributan di bawah, dia berdiri di tangga melihat Mentari naik ke atas dengan wajah kesal. Mentari melewatinya begitu saja tanpa mengatakan apapun, dan Dirga juga tidak berniat untuk bertanya pada istrinya itu.
Dirga ingin Mentari menenangkan dirinya terlebih dahulu, kepala istrinya itu harus dingin agar ketika dia berbicara nanti, Mentari bisa menerima dan memikirkannya.
Dirga kemudian berjalan ke arah kamar, dan dia langsung memeluk sosok Mentari yang sudah membalut dirinya dengan selimut.
Laki-laki itu sama sekali tidak menggangu, dia malah menepuk tubuh Mentari agar istrinya itu bisa nyaman.
"Kamu itu jangan kebanyakan berfikir, lebih baik kamu istirahat biar Mas yang jaga kamu disini", kata Dirga dengan penuh kasih sayang.
"Mas, pasti sudah menganggap aku kejam, karena sudah berkata buruk pada, Ayah", suara Mentari teredam selimut yang membungkus tubuhnya hingga kepalanya.
"Mas nggak dengar apapun kok, jadi Mas gak bisa mengambil kesimpulan apapun tentang apa yang kamu katakan. Apalagi sampai menganggap kamu sosok yang kejam", kata Dirga berdalih, karena dia gak mau Mentari tahu kalau dia menguping pembicaraan mereka tadi.
Mentari tidak lagi menyahut, dan Dirga langsung menyimpulkan kalau istrinya itu tidak mau bicara. jadi kemudian dia ikut naik ke atas ranjang dan memeluk Mentari dari belakang.
****************
Rumah Narti.
"Aduh gimana ini, Mas? Aku gak mau kalau ibu sampai di penjara. Kamu harus cari cara dong, supaya ibu bisa lolos dari ancaman si Tari", ujar Gendis sambil menatap Reza dengan tatapan memohon.
Saat ini sepasang suami istri itu sedang berada di kamar, Reza sedang bersandar di Kepala ranjang. Dia sedang memainkan ponselnya, sedangkan Gendis sedang memotong kukunya.
"Ya, aku gak bisa apa-apa, yank. Kamu tahu sendiri bukti dan saksi begitu kuat, kalau memang Tari mau melaporkan ibu... Kita tidak bisa berbuat banyak", ucap Reza sambil menghela nafas panjang.
dia kemudian meletakkan ponselnya dan menatap Gen…
Suami Lumpuh Ternyata Sultan
Gendhis Masih belum berubah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 228 Episodes
Comments
LuckyOne
pak bagas jadi seorang kakak tapi tidak tegas sama adik2nya malah mengorbankan keluarganya sendiri, bukannya baik hati tapi malah buta hati
2024-11-20
1
Khairunnisa Hassan
Bagas sebagai kakak lemah .mestinya hukum harus ditegakkan .yang salah harus dihukum sesuai dgn apa yg dilakukan
2024-11-14
1
febby fadila
knp nggak minta sertifikat rumah Narti dan gantikan dgan sertifikat pak bagas yg dibawah ke rentenir itu...
2024-12-10
0