Saat ini.
Cuaca dingin telah berlangsung selama dua hari dan suhu sudah mencapai minus 60 derajat Celcius.
Sekali lagi pemimpin apartemen mengingatkan untuk menjadi tetap hangat. Bahkan bila perlu, membakar kursi atau sofa untuk membuat api unggun di dalam rumah.
.
Kris bermalas-malasan di sofa dengan perlengkapan musim dingin yang lengkap meskipun pemanas di dalam ruangan sudah menyala.
"Makanlah, ini bisa untuk menghangatkan perutmu." Vivian meletakkan bubur daging panas di atas meja.
Duduk dengan cepat. "Wah... Aku bersyukur kamu ada di sini Vivi. Jika tidak. Aku tidak tahu akan makan makanan apa di cuaca yang sangat ekstrim ini." Kris mulai menyendok buburnya ke dalam mulut. "Enak!."
"Makan saja, jangan banyak bicara."
Tok tok tok..
"Aku akan pergi melihat." Vivian berdiri dari kursinya dan pergi menuju pintu depan.
Klek.
"Peter?."
Melihat jam tangan. "Kurasa ini sudah terlambat 15 menit dari waktu yang di sepakati." Peter memasuki apartemen Kris.
"Maafkan aku. Aku baru saja selesai memasak sarapan. Bagaimana dengan yang lain, apakah mereka juga sudah siap?." Vivian mengambilkan bubur untuk Peter. "Makanlah."
"Sudah menunggu." Peter memakan bubur dengan cepat seolah tidak merasakan panasnya sama sekali.
"Aku sudah selesai sarapan. Tunggu sebentar. Aku akan membawa senjataku bersama-sama." Kris segera menuju kamarnya.
Setelah berganti pakaian dan mempersiapkan diri untuk perjalanan di musim dingin. Mereka bertiga keluar dari apartemen dan bergabung dengan William dan ayahnya.
"Tunggu!." Rose mendekati mereka berlima dengan tergesa-gesa.
"Itu... Bolehkah aku ikut bergabung bersama kalian untuk mencari makanan?." Rose sedikit malu untuk mengatakannya karena dia sudah mendapat banyak bantuan dari William.
"Sejujurnya kami tidak keluar untuk mencari makanan. Kami keluar untuk mencari kayu bakar. Bagaimanapun, tidak mungkin kita membakar semua peralatan di rumah untuk tetap hangat, kan?." Ucap Vivian.
Malu. "Tak apa. Aku hanya ingin ikut, aku juga butuh kayu untuk di…
Kembali Di Hari Sebelum Bencana AKHIR
BAB 29. Rose ingin bergabung.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 62 Episodes
Comments