Suasana ruang IGD Puskesmas pun mendadak berubah menjadi riuh. Suara langkah kaki berlarian, instruksi singkat bersahutan, dan denting alat medis terdengar bersahut-sahutan.
Beberapa bidan bersama para perawat tampak bergerak cepat, menyiapkan peralatan dan obat-obatan untuk menangani korban kecelakaan yang baru saja dibawa masuk.
Udara di ruangan itu terasa berat, penuh ketegangan. Bau antiseptik yang menusuk bercampur dengan aroma darah samar yang masih menempel di tubuh korban.
Tak lama kemudian, pintu IGD kembali terbuka. Dari baliknya, muncul sosok Zingga, dengan jas dokter yang sedikit berantakan karena terburu-buru. Langkahnya cepat, matanya langsung tertuju pada brankar di tengah ruangan.
“Bagaimana keadaannya? Apa lukanya serius?” tanyanya dengan nada cemas, mendekat ke arah korban.
Namun, begitu pandangannya jatuh pada wajah yang terbaring lemah di atas brankar, tiba-tiba tubuhnya terasa membeku. Matanya membulat tak percaya.
“Kak… Kak Andra?” ucapnya pelan, nyaris seperti bisikan. Namun cukup untuk membuat semua orang yang ada di ruangan itu menoleh serempak ke arahnya.
Salah satu adalah Wulan, perawat sekaligus asisten pribadi Zingga, yang saat itu tengah bersiap membantu Zingga, menangani pasien darurat yang datang siang ini.
Wulan menatap Zingga dengan dahi yang berkerut. Saat mendengar sang dokter memanggil nama pasien, padahal, belum ada satu orang pun yang ada di sana, memberitahukan nama pasiennya itu
“Dokter… kenal sama Bang Jay?” tanyanya heran, menyebut nama panggilan pasien mereka.
Zingga menelan ludah, mencoba menguasai dirinya. Karena lagi dan lagi, jantung Zingga berdebar hebat, manakala berhadapan dengan seniornya itu.
“I… iya,” jawabnya lirih.
“Dulu, kami… satu kampus.” lanjutnya.
Wulan mengangguk-angguk kecil, memandang Zingga dengan pandangan ingin tahu.
"Kalau begitu, mari Dok, kita tangani pasiennya,” ajak Wulan, membuat Zingga kembali melangkah maju, mendekati brankar.
"Tentu," jawab Zingga, suaranya sedikit bergetar, berusaha seprof…
Suami, Wasiat Abi
SWA.Session 2 | Bab.41
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 154 Episodes
Comments
Reniochim
ini mah namanya jodoh gak kemana.. meskipun mereka gak mau mengakui perasaan masing2 ternyata semesta ikut andil buat dokter Andra dan zingga ketemu😍😁
2025-10-28
1
Naning Naning
zingga sama andra aja thorrr....... kalo sama bagas kasihan zingga pasti sakiti sama mama dan adiknya bagas.,...... tapi kasihan juga sama bagas yang udah cinta banget sama zingga.....
2025-10-28
0
Syamsiar Samude
nanti zingga berjodoh dgn Andra apalg zingga berkeinginan tinggal & membangun rumah di desa, lg pula mamax Bagas buknlh sosok yg baik sikapx sm zingga
2025-11-30
0