30. Beneran Pengantin Baru

“Taruh, ... steplesnya taruh. Takutnya kena tangan kamu,” ucap Ardhan langsung sigap.

“Eh, ... bisa enggak ini jantung biasa saja jangan jedak-jeduk terus? Si Orang Keren bisa tahu kalau aku deg-degan. Keras banget detak jantungku. Aku saja keberisikan sendiri!” batin Arini. Sebab selain bertutur saja sangat lembut dan terdengar sangat perhatian, Ardhan juga sampai membopongnya.

Ardhan yang memakai kaos lengan pendek warna putih dan mengekspose keindahan tubuhnya. Dipadukan dengan celana piama panjang warna biru tua, menaruh Arini di meja Arini menaruh ponsel. Meja tersebut dirasa Ardhan paling aman. Karena setelah ia tatap saksama, di meja tak sampai ada steples.

“Mungkin kebetulan ada stelpes yang ketinggalan enggak kelihatan pas dibersihin sama Mbak,” ucap Arini kepada Ardhan yang tengah menatap saksama keadaan di sana.

Alih-alih membiarkan Arini membersihkan dan membereskan kamar, Ardhan justru melakukannya sendiri. Walau geraknya bukan tipikal cekatan layaknya orang yang sudah terbiasa melakukan, cara Ardhan bekerja menegaskan bahwa pria itu tipikal sangat teliti.

“Jangan-jangan, si Pilen sengaja sebar steples bahkan jarum gara-gara kesel ke kamu,” ucap Ardhan sudah mulai menarik selimut kemudian para bantal dari tempat tidurnya.

“Jangan gitu ... si Pilen itu ... kayak cuma butuh perhatian kok. Andai dia menemukan orang apalagi wanita yang cocok bisa kasih dia arahan, dia pasti balik normal,” yakin Arini yang juga jadi berbicara lembut mengimbangi Ardhan.

Mendengar itu, Ardhan yang awalnya fokus beres-beres langsung panik. “Kamu enggak perhatian terus kasih saran dan arahan juga kan, ke Pilen?” sergahnya kemudian menyugar poni rambutnya yang masih setengah basah. “Kalau dia sampai baper terus naksir ke kamu, gimana?”

“Masya Allah Pak Suami, ... pamer jidat saja sekeren ini?” batin Arini yang jadi tidak fokus. Fokusnya justru teralih pada jidat sekaligus wajah sang suami. Keluh kesah tentang Pilen sama sekali tidak masuk ke telinganya apalagi sampai masuk ke pikirannya.

Di mata Arini, Ardhan terlihat sangat tampan. Meski kali ini, ekspresi Ardhan tampak layaknya orang frustrasi pada kebanyakan. Entah apa yang terjadi, tapi walau terprsona kepada ketampanan pria yang sudah resmi menjadi suaminya, Arini berusaha kembali fokus.

Di lain sisi, diamnya Arini yang berakhir kebingungan dan terlihat tidak fokus, justru membuat Ardhan gemas geregetan. Ardhan refleks mengangkat tubuh Arini kemudian membaringkannya dengan buru-buru sekaligus paksa ke tempat tidur. Namun tanpa direncanakan, ulah Ardhan tersebut justru membuat bibir mereka bertemu sekaligus menempel secara paksa.

Pelan tapi pasti, Arini yang awalnya memejamkan erat kedua matanya, berangsur membukanya. Ia rasakan, Ardhan tak mengubah keadaan dan seolah sengaja, walau ternyata, kedua mata pria itu sudah lebih dulu terbuka. Arini yang sadar tadi Ardhan melakukannya karena kesal, sengaja menarik diri. Meski tentu saja, ia tak bisa sepenuhnya pergi dari tubuh Ardhan yang menindihnya.

“Pak Suami, ... marah? Itu tadi, kita bahas apa, sih? Aku enggak fokus. M—maaf ...,” lirih Arini dan membuatnya mendapati sang suami jadi bingung sendiri.

Sadar Ardhan belum bisa…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Sarti Patimuan

Sarti Patimuan

Selamat menikmati menjadi pasangan halal Arini Ardhan

2024-11-06

0

Teh Yen

Teh Yen

duh so sweet banget kalian berdua hihii 😁

2025-12-03

0

Sandisalbiah

Sandisalbiah

itu krn suamimu yg sekarang itu beneran dr bangsa manusia Rin.. tp kalau suamimu dulu itu kolaborasi antara siluman kadal dan bangsa jin

2025-02-20

1

lihat semua
Episodes
1 1. Benarkah Ada Rahasia?
2 2. Kecurigaan Dan Atisipasi
3 3. Satu Frekuensi
4 4. Tak Mau Hancur Sendiri
5 5. Selingkug Balas Selingkuh
6 6. Bertukar Pasangan
7 7. Sudah Bulat
8 8. Di Lingkungan Keluarga Ardhan
9 9. Larangan Untuk Orang M!skin
10 10. Langsung Viral
11 11. Pemberian Ardhan
12 12. Seolah Akan Nyata
13 13. Pertemuan yang Meledakkan Emosi
14 14. Pembagian Tugas Dan Agak Gugup
15 15. Semi Pacaran
16 16. Calon Menantu Jalur Korban Perselingkuhan
17 17. Restu
18 18. Peringatan Keras
19 19. Kehidupan Arini
20 20. Dituduh Selingkuh
21 21. Sudah Ada Rasa Sayang
22 22. Peduli
23 23. Pembatalan Pernikahan
24 24. Panggilan Dan Sebutan Untuk Ardhan
25 25. Mesra yang Berbeda
26 26. Serba Cepat Dan Makin Gugup
27 27. Jedag–Jedug
28 28. Akan Ada Balas Dendam
29 29. Merasa Dispesialkan
30 30. Beneran Pengantin Baru
31 31. Ardhan—Kamu Kok Manis Banget, Sih?
32 32. Istri Baru
33 33. Kresek-Kresek
34 34. Kita Harus Menikah~
35 35. Gara-Gara Ganti Istri
36 36. Kabar Kehamilan
37 37. Mengenai Kehamilan Killa
38 38. Keluarga Ardhan
39 39. Keputusan yang Diambil
40 40. Semua yang Sudah Ada Di Depan Mata
41 41. Keputusan yang Sudah Bulat
42 42. Emas Kawin
43 43. Uring-Uringan Sendiri
44 44. Perhiasan Berlian Lima Belas Gram
45 45. Pijat Makin Sayang
46 Empat Puluh Enam
47 Empat Puluh Tujuh
48 Empat Puluh Delapan
49 Empat Puluh Sembilan
50 Lima Puluh
51 Lima Puluh Satu
52 Lima Puluh Dua
53 BONUS
54 BONUS DUA
55 Bonus Tiga
56 Bonus : Muyen
57 Ditikung Kakak Kandung, Dapat Boss Tajir
58 Istri yang (Tak) Diinginkan
Episodes

Updated 58 Episodes

1
1. Benarkah Ada Rahasia?
2
2. Kecurigaan Dan Atisipasi
3
3. Satu Frekuensi
4
4. Tak Mau Hancur Sendiri
5
5. Selingkug Balas Selingkuh
6
6. Bertukar Pasangan
7
7. Sudah Bulat
8
8. Di Lingkungan Keluarga Ardhan
9
9. Larangan Untuk Orang M!skin
10
10. Langsung Viral
11
11. Pemberian Ardhan
12
12. Seolah Akan Nyata
13
13. Pertemuan yang Meledakkan Emosi
14
14. Pembagian Tugas Dan Agak Gugup
15
15. Semi Pacaran
16
16. Calon Menantu Jalur Korban Perselingkuhan
17
17. Restu
18
18. Peringatan Keras
19
19. Kehidupan Arini
20
20. Dituduh Selingkuh
21
21. Sudah Ada Rasa Sayang
22
22. Peduli
23
23. Pembatalan Pernikahan
24
24. Panggilan Dan Sebutan Untuk Ardhan
25
25. Mesra yang Berbeda
26
26. Serba Cepat Dan Makin Gugup
27
27. Jedag–Jedug
28
28. Akan Ada Balas Dendam
29
29. Merasa Dispesialkan
30
30. Beneran Pengantin Baru
31
31. Ardhan—Kamu Kok Manis Banget, Sih?
32
32. Istri Baru
33
33. Kresek-Kresek
34
34. Kita Harus Menikah~
35
35. Gara-Gara Ganti Istri
36
36. Kabar Kehamilan
37
37. Mengenai Kehamilan Killa
38
38. Keluarga Ardhan
39
39. Keputusan yang Diambil
40
40. Semua yang Sudah Ada Di Depan Mata
41
41. Keputusan yang Sudah Bulat
42
42. Emas Kawin
43
43. Uring-Uringan Sendiri
44
44. Perhiasan Berlian Lima Belas Gram
45
45. Pijat Makin Sayang
46
Empat Puluh Enam
47
Empat Puluh Tujuh
48
Empat Puluh Delapan
49
Empat Puluh Sembilan
50
Lima Puluh
51
Lima Puluh Satu
52
Lima Puluh Dua
53
BONUS
54
BONUS DUA
55
Bonus Tiga
56
Bonus : Muyen
57
Ditikung Kakak Kandung, Dapat Boss Tajir
58
Istri yang (Tak) Diinginkan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!