Harvey memandangi lukisan yang ditemukan di samping Lyra saat pingsan tadi. Tak ada yang istimewa, hanya sebuah lukisan kuno yang memiliki harga jual tinggi. Sebuah lukisan dari zaman kerajaan terdahulu.
"Jadi benda ini yang dicari oleh Ily?" Ia tersenyum kecut, hanya demi lukisan itu harus membunuh semua orang.
"Ada apa? Kenapa Kakak terus menatap lukisan itu?" tegur Lyra yang berdiri di belakang Harvey.
Laki-laki yang tengah duduk di sebuah puing reruntuhan itu menoleh. Tersenyum sembari memberikan lukisan tersebut kepada Lyra.
"Apakah benar benda ini yang kau cari?" tanyanya memastikan.
Lyra menganggukkan kepala sambil menggulung lukisan tersebut seraya memasukkannya ke dalam tas.
"Sebenarnya ada sesuatu yang tersembunyi di dekat sini, tapi bukan di dalam villa," katanya melirik laki-laki di depannya sejenak.
Harvey mengernyit, dia masih ingat betul saat Lyra mengatakan bahwa tak ada apapun di villa tersebut. Namun, kerutan itu menghilang saat ia mencerna ucapan Lyra barusan. Bukan di villa. Lalu, di mana?
"Benarkah?" tanyanya seraya melompat turun antusias dengan semua harta yang disembunyikan Eleanor.
"Mmm ...." Lyra mengangguk seraya berjalan ke bagian depan villa. Sebuah halaman yang sering dijadikan tempat parkir para tamu saat menghadiri acara di villa tersebut.
Lyra mengetuk-ngetuk tanah tersebut, tanah yang dilapisi rerumputan serta dikelilingi tanaman bunga di sisinya. Menggunakan sebuah tongkat kayu ia menyusuri tempat tersebut. Harvey mengernyit, memperhatikan Lyra yang terus mengetuk tanah.
Sebenarnya ada tanda jika saja tak tertutup puing-puing bangunan yang sengaja dibuang oleh kelompok-kelompok yang mengepung tempat itu. Lyra mengetuk berulang kali di satu titik, seolah-olah sedang memastikan sesuatu. Ia berjongkok dan mendekatkan telinganya pada tanah. Lalu, menoleh kepada Harvey sambil tersenyum.
"Di sini!" katanya memanggil semua orang.
Dia ingat bahwa ayahnya menyimpan sekotak peledak di bawah tanah itu. Tempat yang tak pernah terduga. Mereka b…
Lyra (Jenderal Perang Menjadi Istri Lemah Sang Mafia)
Bab 102
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 160 Episodes
Comments
Ayu Padi
gk sabar thor... pembalasan tuk myra.. lakukan seperti ibunda ratu di giliran..ayoo Lyra jgn lm2 .. segera hukum myra , si sapier dn klrgnya...
2024-12-29
1
Lisstia
kapan myra ketemu lyra ya,,,,
udah gk sabar banget nunggu mereka beradu pedang ,,pasti seru banget
2024-12-29
1
Ayudya
ga percaya kan myra tapi buktinya Xavier suami kamu terluka di hajar ma lyra
2024-12-29
1