“Jenong? Siapa Jenong?”
“Oh, Jenong, dia itu…”
Ina tak melanjutkan ucapannya, karena ponsel di tangannya terus berdering. Segera diketuknya icon telepon berwarna hijau, lalu didekatkan ke telinga.
“Iya, Nong?” Sapanya.
“Ina….!!!”
Ina menjauhkan ponsel dari telinganya. suara teriakan marah di seberang sana terdengar memekakkan telinga.
“Nang, Nong, Nang, Nong, Namaku itu Jenayra ya. Bukan Nong. Enak saja main rubah nama orang!”
Ina tergelak mendengar suara yang sedang marah-marah di seberang sana. Nada sewotnya terdengar lucu. Temannya itu memang selalu tidak terima jika dia memanggilnya dengan sebutan Jenong.
“Kenapa sih, bagus tahu. Itu kan panggilan kesayangan dariku?” Ina masih saja terkikik geli.
“Apanya yang bagus, gak ada artinya gitu.” Suara di seberang sana masih terdengar sewot.
“Kata siapa? Jenong itu kalau kata almarhumah Eyang Putri dulu, artinya keningnya lebar, ya persis kaya kamu.” Ina terkikik membayangkan temannya itu pasti sedang meruncingkan bibirnya.
“Tapi kan, Nong, Eyang Putri juga bilang, orang yang keningnya lebar itu, rejekinya juga lebar. Itu kan doa, Nong? Aku mendoakan kebaikan buat kamu loh, itu!” Ina tidak mau kalah dalam berargumen.
“Serah loh, ahh. Mana bisa aku menang debat lawan mahasiswi terbaik.” Akhirnya Jena memilih mengalah. Debat lawan Ina tak kan ada habisnya.
“Nah, itu tahu. Ha ha.” Ina merasa menang. “Oh, iya. Kamu tadi nelpon ada apa?” tanya Ina kemudian.
“Nah tu kan? Aku jadi lupa? Kamu sih…” Jena menggerutu kesal. “Ini loh, Na. Aku mau ngasih laporan perkembangan restoran bulan ini. Aku dari kemarin dah kirim itu ke email mu, tapi sepertinya kamu gak buka ya? Kok kamu gak nelpon aku?” Jena menyampaikan maksudnya.
“Oh, ya ampun.” Ina menepuk keningnya. Sejak kemarin, karena malas mendengar nada panggilan dari suaminya yang pasti hanya seputar dia harus menuruti apapun perintah ibunya, dia memilih mematikan ponsel. Dan dia tidak mengecek berita apapun hingga hari ini.
“Iya deh iya. Nanti aku lihat. Lagian kamu nggak perlu…
SETELAH KAU JANDAKAN
09
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 114 Episodes
Comments
LENY
BODOH BANGET INA INI MSH MAU BERTAHAN SDH DIKHIANATI DIBIKIN KAYAK BABU SAMA KEL SUAMI MSH GAK MAU CERAI. TERNYATA INA ADA USAHA RESTO NAH MUDAHKAN CERAI AJA DAN URUS RESTORAN NYA CUKUP BUAT SEKOLAHIN ANDRI. NGAPAIN MSH MAU BERTAHAN GOBLOK BANGET
2025-09-15
0
Cicih Sophiana
jgn mau Ina klo itu suami kamu jemput... ayo lawan dong jgn lembek begitu... sekarang kamu udah kaya cerai kan si Ranu... setelah itu tunjukkan pada mereka setelah kamu cerai dari si Ranu... siapa kamu sebenar nya
2025-01-01
1
Jenong Nong
jgn mau inna klo dijemput ranu... udah pergi ke Jakarta aja urus restoran sm jenong... 😁😁❤❤🙏🙏
2024-12-16
1