Setelah membaca jangan lupa untuk Like, Komen, Rating 5 ☆ dan juga tombol hati/favorit biar jika sudah update dapat notifikasi : )
.
Selamat membaca ~
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
"Kau pikir aku akan terkena serangan yang sama lagi ?" Dai memukul Daiki sekuat tenaga dengan tinjunya.
Karena tinjuan itu, Daiki pun terlempar cukup jauh kedalam hutan sambil terus menabrak batu dan pepohonan.
"Mau bagaimana pun caranya, yang satu itu pasti mengenainya" pikir Dai merasa puas sambil tersenyum jahat.
Walaupun begitu, Dai pun segera pergi ke lokasi dimana Daiki berada untuk menghabisinya.
Dan setelah Dai sampai dilokasi Daiki berada, dia melihat Daiki berdiri dengan posisi bertahan.
di lengan kiri Daiki, Dai melihat adanya luka memar yang cukup parah.
"Sial, ini sangat sakit. Aku tidak menyangka dia bisa menebak kalau aku akan menyerangnya lagi dari belakang.
Sepertinya dia memiliki kecerdasaan yang cukup tinggi. Dan karena itu pola serangan berulang-ulang akan menjadi sangat tidak efektif untuk melawannya" Pikir Daiki sambil melihat luka memar dilengannya.
"Ini tidak terduga. Aku pikir kau akan setidaknya tidak bisa bergerak setelah terkena seranganku" Dai mendekat dengan santai.
"Dengan serangan yang seperti ini kau berharap aku tidak dapat bergerak. Jangan mimpi" Daiki mengambil posisi bertarungnya lalu menghilang dari hadapan Dai.
Melihat Daiki mehilang lagi tepat didepan matanya. Kali ini Dai tidak lagi panik, melainkan menaikan penjagaannya sambil mengambil posisi bertarungnya.
Dan setelah beberapa saat diam dengan posisi bertarung, Dai merasakan sesuatu akan datang dari belakangnya.
"Kena kau" Dai menyerang kebelakangnya dengan pedang darah.
Akan tetapi, serangannya itu dapat dengan mudah ditahan oleh Daiki dengan menggunakan tonfanya.
"Tidak kali ini" Daiki menyerang dagu Dai sangat kuat dengan menggunakan Tonfanya.
"Uaaagh"
"Aku belum selesai" Daiki melancarkan serangan beruntuh ke seluruh bagian tubuh Dai.
"Berhenti Breng**k" Dai…
Hunter : The Darkness Fate
Chapter 174 : Berakhir Tanpa Pemenang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 188 Episodes
Comments
Aqila
mantap Thor....
dugaanku benar...
2020-06-20
1
athoul huda
lanjuttt
2020-06-20
1
Daniel
lanjut
2020-06-20
1