Mobil yang Arya kendarai akhirnya tiba ke cafe Utari. tidak terlalu jauh, tapi juga tidak terlalu dekat dari restoran milik Arya. Setelah tiba, Arya turun dengan rasa enggan. Cukup berat hatinya untuk bertemu dengan Kinan. Tapi, tetap ia paksakan. Mengingat, urusan antara dirinya dengan Kinan memang harus benar-benar ia selesaikan.
"Kak Arya. Sini." Kinan berteriak dengan nada agak tinggi sambil melambaikan tangannya. Wanita ini memang tidak punya pikiran. Sedikitpun tidak mempertimbangkan pandangan orang lain tentang dirinya.
Arya melepas napas berat. Setelahnya, dia tetap melangkah mendekati Kinan.
"Sudah lama?" Arya bertanya sekedar berbasa-basi saja.
Namun, wajah bahagia Kinan semakin terlihat dengan sangat jelas. "Belum juga sih, kak. Tapi, jika itu buat nungguin kamu, walau sedetik juga udah terasa sangat lama."
"Kak Arya mau pesan apa? Biar aku pesan kan yah."
"Ah, tunggu. Apa mau jus alpokat saja? Kamu suka minum minuman itu, bukan?"
Tanpa menunggu Arya menjawab, Kinan malah langsung ingin beranjak meninggalkan Arya. Tentu saja Arya langsung mencegahnya.
"Tunggu, Kinan."
"Ya? Ada yang lain lagi yang ingin kamu pesan, kal Arya? Jika ada, katakan saja. Maka aku akan pesan kan segera."
"Gak. Gak ada yang mau aku pesan. Tidak pula ada yang ingin aku minum atau makan. Karena aku mengajak kamu bertemu bukan untuk berbicara ria dengan santai. Melainkan, aku ingin menjelaskan padamu, Kinan. Menjelaskan, dengan sejelas-jelasnya. Hubungan kita tidak akan bisa kembali seperti dulu. Status kita sudah berbeda. Baik aku maupun kamu, kita sudah menikah."
Raut bahagia Kinan langsung memudar. Tatapan penuh kesedihan langsung dia perlihatkan. Namun, itu hanya sesaat saja. Karena detik berikutnya, senyum manis kembali terkembang. Dia ingin mengabaikan apapun yang hatinya rasakan. Karena itu, sekuat tenaga dia berusaha untuk tetap tersenyum. Walau sebenarnya, hati Kinan juga sedang terluka dengan hebatnya.
"Ah, kak Arya. Nanti saja bicaranya. Sekarang, biarkan aku pesan mi…
Masa Lalu Calon Suami
*Episode 24
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments