****
Killa tak lupa dengan keinginannya, es kelapa muda yang masih segar.
Disepanjang jalan, Killa melirik ke kiri dan ke kanan mencari penjual es kelapa muda.
Sekitar berjarak beberapa meter, terlihat laki-laki tua penjual es kelapa dengan beberapa buah kelapa muda yang terlihat hijau dan segar.
Killa sedikit ragu-ragu meminta Rangga agar berhenti sejenak, tapi akhirnya Killa tak tahan, tenggorokan nya tiba-tiba terasa kering saat melihat penjual es kelapa muda ditepi jalan. "Rangga, tolong berhenti sebentar di depan penjual es kelapa itu, ya?" pinta Killa sedikit malu-malu.
Rangga menoleh, detik berikutnya Rangga mengerti. "Oh oke ... apa kamu mau beli es kelapa, Kill?" tanya Rangga.
"Iya, aku haus banget." sahut Killa, tanpa menoleh.
Rangga hanya tersenyum, kemudian menepi di sebrang jalan, tak jauh dari tempat penjual es kelapa muda itu.
Killa dengan cepat segera turun dari mobil dan bergegas menghampiri penjual es kelapa. Rangga mengikuti dari belakang.
"Permisi, Pak?" sapa Killa. "Maaf, apa kelapa ini di petik langsung dari pohonnya?" tanya Killa tanpa basa-basi.
Laki-laki tua penjual es kelapa menoleh dan tampak terlihat bingung dengan pertanyaan Killa, tapi laki-laki tua tetap menjawabnya dengan ramah. "Betul, Nak. Kelapa ini dipetik langsung dari pohonnya. Lihatlah, kelapanya masih segar, baru dipetik pagi tadi." sahut laki-laki tua itu, dengan senyum di wajahnya.
Killa mengangguk. "Apa Bapak punya pohonnya?" tanya Killa.
Penjual es kelapa itu sedikit mengernyit. "Iya, saya ada banyak pohon kelapa di kebun." jawab penjual es itu.
Killa tersenyum puas mendengar jawaban penjual es kelapa muda itu.
"Untuk apa kamu tanya soal pohon kelapa, Kill? Bukannya tadi kamu bilang mau beli es kelapa ya?" tanya Rangga. Rangga pun merasa heran dengan pertanyaan yang Killa lontarkan pada laki-laki tua penjual es kelapa itu.
Killa tak menggubris pertanyaan Rangga.
"Pak, kalau boleh, saya mau beli kelapa muda nya langsung dari pohon nya, saya pengen langsung makan disana." uc…
Tak Ada Jalan Untuk Kembali
Ngidam
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 40 Episodes
Comments