Tidak disangka-sangka, Kevin menembak pria itu. Dentuman tembakan menggema keras, memantul di setiap sudut ruangan hingga sesaat membuat suasana membeku. Namun siapa sangka, tepat setelah tembakan dilepaskan, Samuel langsung menyerangnya dari belakang. Tubuh keduanya saling bertabrakan dengan keras hingga menghantam sebuah jendela besar. Suara kaca yang pecah memekakkan telinga, sementara serpihan-serpihan bening berhamburan ke segala arah.
Mereka sempat berkelahi dengan sengit. Pukulan demi pukulan saling dilancarkan tanpa memberi kesempatan sedikit pun untuk bernapas. Hingga akhirnya Kevin terpeleset oleh pecahan kaca yang berserakan dan tubuhnya terjatuh melewati jendela yang telah hancur. Namun, Samuel langsung meraih tangannya dengan sigap agar Kevin tidak jatuh. Otot lengannya menegang menahan seluruh beban tubuh Kevin yang menggantung di udara.
"Katakan padaku siapa yang mencuri daftar itu!?" kata Samuel.
"Dan katakan padaku, dengan siapa kau bekerja?!!" tambahnya sekali lagi.
Namun Kevin hanya diam. Tatapannya kosong, seolah memilih membawa semua rahasia itu bersamanya. Apalagi tangan mereka sudah dipenuhi darah dan serpihan kaca hingga terasa semakin licin. Samuel terus berusaha mempertahankan genggamannya, tetapi beberapa detik kemudian jemari mereka perlahan terlepas. Dalam sekejap Kevin jatuh ke bawah, menghilang dari pandangan. Samuel hanya mampu menatap ke bawah sesaat sebelum melampiaskan kekesalannya dengan memukul sisa kaca di bingkai jendela hingga serpihannya kembali berjatuhan.
Samuel terdiam. Napasnya masih memburu akibat perkelahian barusan. Lalu ia melihat ke arah tempat Kevin menembak pria itu yang kini sudah dipenuhi orang-orang dan diamankan dengan cepat. Sementara wanita cantik tadi tampak berdiri dari kejauhan. Ia hanya menatap Samuel beberapa saat dengan ekspresi yang sulit ditebak, kemudian berbalik dan pergi begitu saja, membuat Samuel semakin terdiam sambil terus memperhatikan langkah wanita itu hingga menghilang dari pandangan.
Samu…
License To Fight
Chapter 65 Teror
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 81 Episodes
Comments