Ravindra berjalan memasuki sebuah gang sempit di daerah terpencil bersama dengan para polisi. Tujuan mereka mendatangi tempat terpencil yang diduga sebagai markas para preman itu adalah untuk menangkap dan menginterogasi para preman yang telah mencelakakan Davira dan Zein.
Berbelok ke kanan setelah melewati gang sempit itu, mereka menemukan sederet rumah kontrakan sederhana yang terlihat kumuh dan kurang layak untuk dihuni.
Mengedarkan pandangannya ke sekeliling lingkungan itu, baik para polisi maupun Kavindra tampak memasang sikap dan tatapan waspada. Di tempat yang terlihat sunyi seperti itu, hal apapun bisa saja terjadi.
"Rumah ketiga, yang berwarna biru itu adalah markas mereka," lapor salah satunya memberikan informasi agar mereka langsung menuju ke sana dengan hati-hati.
Ravindra dan tiga polisi lainnya mengangguk paham. Seorang polisi, yang merupakan kepala polisi bagian kriminal melangkah maju lebih dulu lalu diikuti Ravindra dan anak buahnya yang lain.
"Kurasa, mereka baru saja berpesta tadi malam," gumam Ravindra seraya menutup hidungnya dengan satu jari lantaran bau minuman keras yang menyengat, menusuk-nusuk indra penciumannya.
Kepala Polisi itu terhenti di depan pintu rumah berwarna biru, memberi aba-aba kepada salah seorang anak buahnya untuk masuk lebih dulu guna memeriksa keadaan di dalam apakah aman atau tidak bagi mereka.
Polisi itu pun mengangguk lalu berjalan melewati Ravindra, membuka pintu rumah dengan perlahan dengan tatapan menyelidik bak elang mencari mangsa.
"Aman," katanya seraya menganggukkan kepala dengan yakin usai memeriksa keadaan. Melangkah masuk dengan tetap bersiaga, mata kelima orang itu tidak sekalipun melepaskan kewaspadaan mereka.
Di sebuah kamar yang berjarak tak jauh dari pintu utama rumah itu, terlihat tiga preman tersebut terbaring dengan posisi yang tidak beraturan. Salah seorang diantara para preman itu bahkan masih terlihat memegang botol minuman keras.
Ravindra menggeleng, ia benar-benar merasa mual melihat pe…
Menjadi Ibu Pengganti Putra Presdir
MIPPP 48 — Penangkapan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 91 Episodes
Comments
ˢ⍣⃟ₛ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘᵐᵐᵘ♉🤎𝐀⃝🥀M⃟3💋
Baru pesta sudah digrebek saja ketiga preman itu baru sedikit menikmati uang panas nya sudah di bawa ke balik jeruji besi biar kapok
2025-04-15
1
Dedeh Kuraisin
preman baru pesta langsung di tangkap sama aja boong menikmati kejahatan langsung masuk prodeo
2025-06-06
0
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒋𝒏𝒈𝒏 𝒔𝒆𝒅𝒊𝒉 𝒅𝒐𝒂𝒏𝒌 𝑲𝒂𝒗𝒊𝒏𝒅𝒕𝒂 𝒕𝒑 𝒃𝒆𝒓𝒕𝒊𝒏𝒅𝒂𝒌 𝒃𝒊𝒂𝒓 𝒄𝒆𝒑𝒂𝒕 𝒌𝒆𝒕𝒆𝒎𝒖 𝒁𝒆𝒊𝒏 𝒏𝒚𝒂
2025-07-09
0