" Bagaimana luck "
" Masalah dila sudah selesai dude, setelah dila mengonfirmasi semuanya, orang tuanya mengirim dila tinggal di luar negeri, sekarang orang tuanya berusaha untuk menurunkan berita itu, karena takut karirnya di pemerintahan terancam "
" Bagaimana dengan viola..."
" Sepertinya surat itu asli dude, dia memang pernah di rawat di rumah sakit itu, tapi aku belum ketemu dokternya " ujar Lucky.
Aisar menyandarkan punggungnya dan menghela nafas panjang.
" Aku rasa keputusanmu kali ini salah dude, mengizinkan viola tinggal di rumahmu, sama saja kamu tak menghargai perasaan naya, ada hati yang harus kamu jaga dude, jangan sampai kamu menyesal setelah ini " ucap lucky.
" Aku tahu, tapi aku hanya ingin tahu apa sebenarnya yang di rencanakan oleh viola "
" tapi bukan seperti itu caranya dude, kamu malah..."
" Pergilah luck...aku ingin sendiri " lucky menghela nafasnya dan kemudian pergi dari ruangan Aisar.
Aisar menatap ponselnya " Apa kamu benar-benar marah hingga tak menjawab panggilanku, bahkan pesanku pun hanya kau baca " gumam Aisar dan ia mencoba mengubungi Kanaya lagi.
Setelah bunyi tut yang ketiga Aisar tersenyum lebar, akhirnya kanaya mau mengangkat ponselnya.
" Ada apa ..." terdengar jawaban dari seberang sana, tapi bukan suara kanaya melainkan suara pria yang Aisar kenal.
" kenapa ponsel naya ada padamu, di mana naya "
" datanglah ke rumah sakit X " ucap dio dari seberang dan langsung menutup ponselnya.
" Hallo..." sudah tak terdengar lagi sahutan dari seberang sana.
" Brengsek....kenapa ponsel naya ada padanya..." umpat Aisar.
sekilas kemudian Aisar tersadar.
" Yaa tuhan ...ada apa dengan naya ..." Aisar bergegas bangkit dari duduknya dan meraih kunci mobilnya, dan ia berlari menyusuri lorong.
Di rumah sakit Dio menatap naya yang sudah tersadar dan sedang mendengarkan penjelasan dokter.
Airmata Kanaya bergulir, senyum tipis terlihat di bibirnya, dan tanganya meraba pelan perutnya.
" Baiklah untuk selanjutnya ibu harus bisa jaga kesehatan ya, saya pe…
AKU YANG KAU LAMAR, DIA YANG KAU NIKAHI
RAHASIAKAN INI
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 124 Episodes
Comments
hj suyani
bagaimana anak-anak mau sama kamu biola, jadi ibu engga bisa lemah lembut, penuh dengan kasih sayang
2026-05-04
0
Nur Fuadah
makanya aishar biar ga salah paham nayanya kamu bilang terus terang saja hadeh
2026-05-11
0
Ima Kristina
Ayo semangat Naya apalagi sekarang ada malaikat kecil diperutmu
2025-09-26
0