"Turunlah dan langsung naik!" ucap Davian tanpa menoleh kearah Zuri yang ia diturunkan di lobi.
Tanpa banyak bantahan dan kata-kata, Zuri turun dan langsung menuju depan lift yang akan membawanya ke penthouses milik Davian.
Sementara Davian langsung melajukan mobilnya.
Pikiran pria itu sedang kacau-balau.
Pasalnya ia kembali teringat akan peristiwa kelam beberapa tahun lalu.
Peristiwa yang hingga kini masih sangat membekas di ingatannya hingga ia sangat membenci Zuri padahal pihak berwajib mengatakan jika perempuan itu tidak terlibat sama sekali.
Mobil Davian berhenti di depan taman yang sunyi karena sudah malam ditambah suasana dingin sehabis hujan.
Pria itu tidak keluar dari mobil. Davian lalu mengeluarkan sebungkus r*kok yang terselip didalam dasbor mobilnya.
Asap mengepul membaur dengan udara dingin sisa hujan.
Davian menyandarkan kepalanya pada sandaran kursi, menutup matanya sembari sebelah lengannya berada diluar masih dengan sisa puntung r*kok yang terselip diantara jarinya dan belum habis dihisapnya.
Ia mengerang seketika kala ucapan Zuri terngiang ditelinganya.
"Tidak mungkin Nia melakukannya. Dia perempuan setia dan manja... Tidak... Zuri pasti hanya ingin membela diri saja agar aku berhenti membencinya..."
"Nia ku hanyalah korban keegoisan dua kakak beradik itu..."
Davian terus bergumam dan menepis semua yang diungkapkan oleh Zuri tadi.
Cukup lama Davian menghabiskan waktu ditaman sembari berperang dengan dirinya sendiri.
Pria itu sampai di penthouses hampir pukul 2 dini hari.
Matanya menangkap Zuri yang sudah terbaring di sofa panjang dekat meja baca.
Tanpa menggubrisnya, Davian berlalu ke kamar mandi guna membersihkan diri.
Malam ini biarlah Zuri tidur dimana dia suka dan Davian juga demikian. Ia terlalu lelah berdebat dengan siapapun saat ini.
Zuri yang baru saja terlelap sayup-sayup mendengar gemercik air dari kran yang dibuka.
"Dia sudah pulang rupanya...? Aku pikir dia nggak mau pulang?" gumam Zuri yang langsung membalik badannya menghadap sandaran…
Menikah Dengan Musuhku
Davian sakit?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 62 Episodes
Comments