A. 17~ Untuknya

Khalisah langsung mencak-mencak di dalam, sampai melempar bantal ke pintu begitu mendengar suara Edgar. Rasanya pengap dan hampir membuatnya gila merasakan gerak yang terbatas.

Lebih dari tidak diizinkan keluar dari rumah Al-Ghifari.

"Keluarlah, kita makan ya." Dari luar kamar, Edgar berusaha membujuk Khalisah.

Khalisah menarik napas dan mengeluarkannya pelan-pelan. "Biarkan saja di atas meja, nanti aku makan."

"Tidak, kali ini kamu makan bersamaku. Kalau tidak mau, aku bakal mendobrak pintu dan melakukan sesuatu yang tidak kamu duga," ancam Edgar.

Mata Khalisah berputar sebagai tanggapan atas pernyataan Edgar. Khalisah sadar kok laki-laki itu tidak pernah main-main akan ucapannya, namun tetap saja menurutinya itu ikhtiar Khalisah.

Makanya Khalisah segera bersiap sebelum menampakkan diri pada laki-laki itu.

Seram.

Khalisah membuka pintu dan langsung mengambil jarak.

Edgar tersenyum. Dia berjalan ke meja dan menarik kursi, kemudian memutari meja dan menarik kursi di seberang untuk diduduki olehnya. "Ayo, makan."

Khalisah melihat menunya dan menghembus napas.

Ikan bakar beserta bumbu kecapnya itu 'kan kesukaanku. Curang sekali dia setiap makanan yang dimasak pasti ini, ditambah kuah lemak lagi.

Akhirnya Khalisah mengambil tempat, duduk tanpa memandang lawan bicaranya. "Aku tidak mau makan, sulit bagiku makan makanan seperti ini dalam keadaan bercadar."

"Kalau begitu, lepaskan saja." Yang langsung mendapat tatapan dari Khalisah.

Aku tau kok alasan kamu selalu memakan ikan panggang di dalam kamarmu, batin Edgar sembari tersenyum.

"Apa yang mau kamu bicarakan? Aku tau maksudmu dengan mengajakku makan bersama," desak Khalisah jengkel.

"Benarkah? Lalu, mengapa kamu bertanya disaat jelas-jelas aku mengajak kamu kencan," jawab Edgar tersenyum tanpa memedulikan ekspresi tembok Khalisah.

Oleh karena itu Khalisah yang kesal melampiaskannya pada buah pir. Memotong beberapa bahagian, kemudian baru memakannya.

Dirinya diam, begitulah cara menghadapi Edgar 'bukan?

Akan tetapi Ed…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!