"Apa yang kau rasakan sekarang?" tanya Leon sembari menempelkan stetoskop di dada Elzatta.
"Tidak ada," jawab Elzatta singkat.
"Maksudku, di bagian mana yang sakit? Apa di lengan kirimu?" Leon menunjuk lengan Elzatta dengan dagunya, lalu melepas stetoskop dari telinganya. "Tolong bantu aku bersandar dulu, Le," tangan Elzatta terulur meminta bantuan, dan Leon dengan sigap membantunya bersandar pada ranjang.
"Kalau lengan biasa saja, kan aku sudah sering kena tembak, hehe," Elzatta terkekeh lalu menghembuskan napasnya pelan, "Tapi di sini masih sedikit sakit, Le," katanya sambil menunjuk perutnya. "Aku sempat muntah darah tadi karena dipukul pakai balok kayu."
Wajah Leon berubah khawatir, lalu memeriksa denyut nadi dan mengukur tekanan darah Elzatta dengan cepat dan teliti. "Sebaiknya kita kerumah sakit sekarang," ujarnya.
"Tidak mau, aku sudah tidak papa, percayalah," Kata Elzatta sambil melepas selang oksigen yang masih menempel di hidungnya.
Melihat itu Leon mencegahnya, "Haish, kenapa kau lepas, sih?" protesnya.
"Sudahlah, itu membuatku tidak nyaman, Le!"
Leon menggelengkan kepalanya, "Di rumah sakit, kita bisa melakukan pemeriksaan lebih lanjut, seperti USG, untuk mengetahui kondisi internalmu dan memberikan perawatan yang tepat," ucapnya lagi.
"Baiklah, tapi tidak sekarang. Le, sebenarnya kita sedang berada dimana?" tanya Elzatta sambil menelisik ruangan dengan rasa penasaran.
"Kita berada di rumah Alex, dia yang menolongmu dan merawatmu tadi sebelum aku datang." Ucapan Leon membuat Elzatta seketika menoleh padanya. "Kok bisa, d-dia?"Elzatta menggaruk hidungnya.
"Lebih tepatnya, anak buahnya yang menemukanmu dan membawamu ke sini," kata Leon, menarik napas lega. "Aku bersyukur Alex menanganimu tepat waktu dan merawatmu dengan baik," ia jadi teringat kesalahpahamannya tadi, seketika rasa bersalah muncul dihatinya.
"Sebenarnya siapa yang membuatmu seperti ini?" Akhirnya Leon mengingat poin penting yang ingin ia tanyakan.
"Aku tidak tahu, tiba-tiba saja aku di kero…
Obsesi Cinta Tuan Mafia
DALANG DI BALIK PENYERANGAN
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 74 Episodes
Comments
Aksara_Dee
El, kamu manusia apa robot..kok gak takut metong
2025-06-24
1
NurAzizah504
jd elza juga tau siapa juan itu ya
2025-06-24
1
NurAzizah504
mereka tuh sahabat yang melengkapi /Sob/
2025-06-24
1