"Pak Samuel! Dipanggil Pak CEO ke ruangannya!" lapor seorang pegawai wanita kepada Samuel.
Samuel sontak mengerutkan alisnya. Jarang sekali, sang CEO mencarinya.
"Baik, saya segera ke sana," sahut Samuel meski dengan perasaan bertanya-tanya.
Sahabat karib Edward tersebut langsung menyimpan HP ke balik saku jasnya. Kemudian, dia berdiri lalu melangkah santai menuju ke ruangan sang CEO.
"Maaf, ada apa Bapak memanggil saya?" tanya Samuel begitu dia sampai di dalam ruangan pemimpin tertinggi di perusahaan tempatnya bekerja.
Wajah sang CEO terlihat tak bersahabat. Tak ada kesan ramah sedikit pun yang ia perlihatkan kepada Samuel.
"Mulai hari ini, kamu dipecat!"
Degh!
Samuel yang semula tertunduk kebingungan kini mengangkat kepalanya dengan ekspresi terkejut.
"A-apa, Pak? Sa-saya dipecat?" tanyanya dengan suara terbata-bata.
"Ya, kamu dipecat," angguk pria didepan Samuel.
"Ta-tapi, salah saya apa, Pak?"
Sang CEO tampak tersenyum sinis. "Kamu masih berani bertanya apa salah kamu, Samuel?"
"Saya memang tidak tahu apa kesalahan saya, Pak. Jadi, tolong beritahu saya dengan jelas! Saya menolak dipecat tanpa kesalahan apapun!" ujar Samuel dengan tegas.
"Kamu sering datang terlambat, sering bolos, bahkan sering sekali mengoper pekerjaan yang seharusnya kau tangani kepada pegawai yang jabatannya jauh lebih rendah dibanding kamu. Dan, ini...."
Buk!
Pria yang duduk di kursi kebesarannya tersebut, melemparkan setumpuk kertas berisi bukti penggelapan dana proyek yang selama ini telah dilakukan oleh Samuel.
"Baca!"
"I-ini..."
Tenggorokan Samuel mendadak tercekat. Dia meraih kertas-kertas itu dengan tangan gemetar.
"Jangan pikir kalau saya tidak tahu dengan segala bentuk kecurangan yang sudah kamu lakukan, Samuel! Selama ini saya diam, bukan karena saya bodoh. Tapi, karena saya masih menghargai kamu sebagai salah satu teman baik Nana."
"Nana?" Samuel tersenyum miring. "Apa hubungannya Nana dengan semua ini?" tanyanya tak mengerti.
"Ah, saya lupa memberi tahu sesuatu. Sebenarnya, kamu b…
Istriku Berubah Setelah Hilang Ingatan
Reaksi alergi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 73 Episodes
Comments
Kamiem sag
bilang aja rindu sama sentuhan bang Edw Na pura2 kan digendong akhirnya🤭🤭
2026-03-14
0
Mega Prasetya T.R.N
kok bisa alergi ya nana sama makanan laut
2025-12-22
0
Siti Solikah
wah Nana benar2 bodoh dulu ya
2026-04-28
0