Wajah Yang Tak Asing
“Kamu nanti perginya sendiri?” Nadia bertanya, menarik diri dari rangkulan demi menoleh ke belakang.
“Bersama Jerry. Kenapa, kamu mau ikut?”
Nadia menggeleng. “Tidak, aku cuma bertanya saja.”
“Kalau kamu ikut juga sebenarnya tidak apa-apa. Tapi aku khawatir dengan kehamilan kamu.”
“Tidak apa-apa, Mas. Aku di rumah saja. Memangnya ada masalah dengan hotel cabang?”
“Ini bukan tentang hotel. Tapi ...” Yudha menghela napas sejenak, tampak sedang menimbang-nimbang sesuatu yang hendak diutarakannya pada Nadia. Biar bagaimanapun, Nadia adalah istrinya. Tentang segala sesuatu yang akan ia putuskan itu juga butuh persetujuan Nadia.
“Aku mau ke panti asuhan.”
Dahi Nadia berkerut. “Ke panti? Untuk apa?”
“Mencari seseorang. Seseorang yang akan menjadi tanggung jawabku setelah ayahnya tiada.”
Tersentuh hatinya ketika melihat wajah anak yang tidak berdosa itu, terbersit keinginan Yudha untuk mengambil alih tanggung jawab Rizal terhadap anak yang ditelantarkan Maura itu.
Ia tidak menemukan petunjuk lain tentang anak itu selain panti asuhan tempat anak itu dititipkan. Rizal sudah seperti saudara baginya, begitu pun dengan anak itu.
Nadia menghela napas pelan dan dalam. Tak perlu di jelaskan panjang lebar, ia sudah paham siapa seseorang yang dimaksud Yudha.
“Sebelum aku mengambil alih tanggung jawab ayahnya, aku ingin mendengar pendapat kamu dulu. Apakah kamu setuju atau tidak, sebab aku akan membawa masuk orang itu ke dalam keluarga kita. Kalau kamu tidak setuju, maka aku tidak akan melakukannya,” kata Yudha.
“Lakukan saja, Mas. Aku tidak apa-apa. Aku justru bangga punya suami yang bertanggung jawab seperti kamu. Dokter Rizal sudah berkorban untuk kita. Sebagai ungkapan rasa terima kasih kita, tidak ada hal yang lebih baik yang bisa kita berikan padanya selain mengambil tanggung jawabnya sebagai orangtua.”
Senyum di wajah Yudha pun terbit mendengar ucapan Nadia. Ia lantas menarik Nadia kembali ke dalam dekapan hangatnya, selepas melabuhkan satu kecupan di ken…
Hanya Sebatas Ranjang
Bab 71. Wajah Yang Tak Asing
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 83 Episodes
Comments
🌞𝓜𝓮𝓷𝓽𝓪𝓻𝓲𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪🌞
galeri ponsel jeri apa rizal kak thor?
2025-06-18
1
mama
satu kata thor.. "deg"
2025-06-17
1
aleena
semangaat yuda
ternyata kebohongan sang pengasuh
adoption anak hanya untk dijadikan anak jalanan/Sob//Sob/
2025-06-18
1