"Who are you, Brian?" tanya Amanda untuk kesekian kalinya, tetapi jawaban Brian tetaplah sama.
Aku suamimu.
Nada bicara Brian terdengar tenang, penuh kepastian, tetapi bagi Amanda jawaban itu tidak membuatnya puas.
Amanda mendengkus pelan kemudian memutar bola matanya malas. Sebenernya bukan jawaban itu yang ia inginkan, tetapi Brian tetap tidak ingin menjelaskan siapa dirinya yang sebenernya.
Tidak mendapatkan jawaban yang ia mau, Amanda akhirnya menyerah.
"Ya sudahlah, terserah kamu saja," gerutu Amanda, nadanya terdengar frustrasi membuat Brian terkekeh pelan.
Obrolan mereka terhenti saat dua mangkok bakso pesanan Amanda datang. Aroma gurihnya yang menggoda memenuhi udara, semakin menggugah selera makannya. Tanpa ragu, Amanda langsung melahapnya setelah sebelumnya menuang sambal ke dalamnya tanpa perhitungan.
Brian yang duduk di sebelahnya hanya melongo melihat apa yang dilakukan istrinya itu.
"Apa yang kamu lakukan? Kamu bisa sakit perut nanti," tegur Brian, tetapi Amanda tidak memperdulikan hal itu, ia tetap menikmati makanannya.
Dalam sekejap tiga porsi bakso lenyap tanpa jejak. Amanda ingin menambah, tetapi Brian segera menghentikannya sebelum Amanda melahap porsi ke empat.
"Sudah cukup, nanti perutmu sakit," cegah Brian.
Awalnya Amanda merasa kesal, tetapi bujukkan Brian berhasil meluluhkannya.
Brian tersenyum kecil melihat wajah Amanda yang menggemaskan. Pria itu kemudian berdiri, mengulurkan tangannya dengan gerakan pelan tapi penuh kepastian. "Ayo kita pulang," ajaknya.
Amanda melihat sekilas ke arah uluran tangan Brian, kemudian menggeleng dengan cepat, membuat kening Brian mengerut bingung.
"Kenapa? Masih mau makan yang lain lagi?" tanya Brian dengan suaranya yang lembut tetapi terdengar tegas.
Amanda kembali menggeleng cepat, lantas menatap mobil yang terparkir di depan tempat itu. "Aku baru pertama kali naik mobil semewah itu. Sayang kalau aku langsung pulang."
Brian menghela napas, kemudian kembali duduk, tatapan matanya tak melepaskan Amanda sediki…
Kau Hianatiku Kunikahi Pamanmu
Bukan Malam Pertama
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 101 Episodes
Comments
vania larasati
lanjut kak
2025-06-17
2