Sepasang mata kecoklatan itu terus memperhatikan gadis yang terlihat begitu lapar dengan kening yang mengernyit kesal. Bersama temannya, gadis itu berjalan ke sisi timur sambil membawa makanan dan minuman yang sudah mereka pesan. Suapan demi suapan masuk ke dalam mulut gadis itu, melewati bibir—ouh, ia masih ingat dengan rasa dari bibir itu. Manis yang akan membuatnya candu.
Tadi sudah berapa kali mulut itu berkata kasar ya? Sudah lebih dari tiga kali ia rasa. Mayra Harus diberi hukuman, lihat saja nanti.
“Diliatin mulu, samperin sono.”
Fero menoleh, “enggak.”
“Enggak apa? Enggak mau, apa enggak ngeliatin?”
Fero menatap datar Ephen, “enggak mau.”
Ephen membulatkan bibirnya.
“Gue tau ini bukan waktu yang tepat, tapi …. “ ucap Tino tiba-tiba.
“Kenapa lo? Tiba-tiba serius, deg degan gue,” ucap Ephen sambil memegang dadanya dramatis.
“Mayra tau tentang keluarga lo?” tanya Tino pelan pada Fero.
Fero terdiam cukup lama, pikirannya berkecamuk. Jelas dia kaget dengan pertanyaan Tino.
Fero menggeleng. Mayra memang belum mengetahui tentang seluk beluk keluarganya secara mendalam.
“Saran gue, kalau misalkan hubungan lo sama Mayra memang banyak rintangannya mending jangan dilanjut.”
Fero refleks mencengkram kerah Tino, “apa maksud lo?”
Ephen yang melihat hal tersebut panik dan berusaha melepaskan cengkraman tangan Fero pada kerah Tino.
Tino seolah tidak merasa kaget dengan Tindakan Fero. “Gue cuma peringatin lo Fero, kalau kakek lo tahu, lo yakin masih bisa bareng sama dia?”
Dengan susah payah akhirnya Ephen berhasil melepaskan cengkraman tangan Fero. Ephen membuang napasnya keras-keras ke udara.
“Maksud gue daripada lo makin cinta sama Mayra dan akhirnya nanti kalian berdua yang sakit. Lebih baik akhiri sekarang Fer,” lanjut Tino.
“Gak bisa.”
Tino terkekeh pelan, ”emang lo berani lawan kakek lo?”
Fero langsung diam membeku.
Lo berani lawan kakek lo?
Lo berani lawan kakek lo?
Lo berani lawan kakek lo?
Ya. Tentu saja?
Ia tak berani. Ntah kenapa kakeknya memiliki aura yang tak ak…
Two Bad
Family?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 33 Episodes
Comments