Keesokan harinya William dan Anna memutuskan untuk melanjutkan misi mereka.
Pencarian anggota keluarga yang merupakan musuh keluarga suryan harus dilanjutkan.
Untuk itu mereka akan menelusuri jejak pada kota terdekat.
Anna telah menemukan jejak peradaban ke sebelah barat dari tempat mereka bermalam.
Ini adalah salah satu tempat yang ditandai sebagai awal dari penelusuran informasi musuh keluarga suryan.
" Anna apakah kau sudah mempersiapkan semua perlengkapan kita ? " William yang telah selesai membereskan tenda serta perkemahan mereka bertanya.
Anna, yang juga telah selesai merapikan sosok nya, menjawab William " tentu saja, lagi pula kita masih harus melihat kota itu kan sebelum menentukan arah penyelidikan "
William memandang sosok Anna, baginya yang telah melewati masa kecil dan memiliki pemikiran dewasa tahu bahwa misi ini cukup berbahaya.
Apa yang akan terjadi masih menjadi misteri untuk diselidiki.
" Kalau begitu, ayo berangkat, setidaknya kita akan sampai sebelum hari menjelang petang " dengan mengaktifkan skill gerakan tubuhnya, William memimpin perjalanan.
Sesampainya di kota ini, William dan Anna menunjukkan wajah kebingungan.
Ini bukan karena kota ini memiliki sesuatu yang bernilai, sebaliknya kota ini tampak terlalu terbelakang.
Bagi William dan Anna, sebuah kota di kekaisaran minimal memiliki ruang tersendiri.
Bukan hanya ruang yang hampir sebesar galaxy, kota - kota yang ada di benua langit juga memiliki teknologi tinggi.
Dibandingkan itu, kota di depan William dan Anna tampak seperti daerah kumuh.
Bahkan penggambaran daerah kumuh sudah menjadi pujian bagi kota ini.
Sesuai informasi yang diberikan paman Thomas, peradaban di planet ini masih dalam era mesin uap.
Planet ini belum mengenal mana, ether, atau jenis energi lainnya.
Itulah yang menyebabkan William dan Anna kebingungan.
Walaupun mereka berpikir bahwa era mesin uap itu buruk, namun mereka masih berharap menemukan tempat yang menarik.
Sayangnya kota di depan mereka menunjukkan kenyataan lain.
K…
The Lonely Villainess
Misi Kedua
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 40 Episodes
Comments