"Aku tahu, kamu sering mengatakan bahwa hanya ada penyakit miskin di dunia ini." Desta tersenyum.
Kalimat ini selalu tergantung di mulut Ibu tukang gosip Gao.
Orang miskin tidak memiliki uang untuk menerima pendidikan yang baik, orang miskin tidak memiliki sumber daya yang baik, tidak ada koneksi, tidak ada wawasan, tidak ada modal untuk melakukan apa pun yang ingin mereka lakukan, penyakit miskin, bahkan sakit pun tidak berani pergi ke rumah sakit.
Ibu tukang gosip Gao berkata, hanya semacam penyakit saja.
Hati Desta sangat mengerti, perkataan dia sangat masuk akal, semua ketidakadilan di dunia ini karena kemiskinan.
"Haha, ternyata kamu masih bisa mengingat perkataanku, kamu bahkan tidak bisa membayar uang sekolah, kamu telah meminjam uang dari sekolah selama empat tahun ini, sekarang tidak belajar dengan baik kelak hidup luntang-lantung, masih mengirim paket membelikan ponsel baru untuk pacar, apa yang kamu andalkan? Tidak ada uang dan masih berharap untuk cinta?"
Universitas Yunhai kami ini adalah batu loncatan untuk siswa-siswi miskin yang tak terhitung jumlahnya, kesempatan ini pun tidak digunakan dengan baik, pantas saja miskin seumur hidup, saat ini menjadi seorang pengantar paket untuk mendapatkan sedikit uang, dan seumur hidup kamu hanya bisa menjadi petugas pengantar paket saja."
Ibu tukang gosip Gao bicara terus menerus.
"Namun para siswa-siswi, jika kelak Desta benar-benar menjadi petugas pengantar paket, kalian boleh membantu dan mendukungnya, pesan beberapa paket darinya, juga termasuk membantu sesama." Ibu guru Gao berkata dengan setengah bercanda dan setengah serius.
Mendengar perkataan ini, seketika terdengar ledakan tawa dari seluruh kelas, dan akhirnya Desta bisa masuk ke kelas setelah menerima instruksi Ibu guru Gao, dia sama sekali tidak peduli dengan suara tawa ini, hanya peduli untuk duduk di tempat duduknya saja, dan hanya dua teman kamar di sampingnya yang tidak tertawa.
"Ibu tukang gosip ini, setiap hari mempermainkan orang miskin kita ini…
KELUARGA YANG BUTA
33
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 44 Episodes
Comments