Di taman yang tidak jauh dari rumah Adinda,
di sanalah Kikan dan Ciko sedang duduk bersama di sebuah kursi kayu yang tersedia di taman.
Dengan air mata yang masih tersisa di pelupuk matanya, Kikan mengobati wajah Ciko yang bonyok. Walaupun Ciko seorang dokter tapi
dokter juga tidak bisa mengobati dirinya sendiri, mereka juga masih membutuhkan orang lain.
" Maafkan tindakan kakakku pada mu. permintaan maaf yang terus menerus di ulang oleh Kikan.
" Aku tidak apa-apa kok, lagi pula apakah kamu tidak merasa bosan meminta maaf pada ku sedari tadi? Ayolah ini hanya masalah sepele, lukaku juga tidak terlalu parah. ucap Ciko tersenyum simpul sambil yang berusaha menenangkan Kikan yang murung, dan meyakinkan bahwa dia baik-baik saja.
" Sudah hentikan kak, aku tahu ini pasti sangat menyakitkan. Jadi jangan memaksakan diri lagi, seharusnya aku yang menghibur kakak bukan sebaliknya. ucap Kikan yang sudah mulai mengobati luka di wajah Ciko.
" Lalu siapa yang tadi menangis? yang di pukul oleh kakakmu itu aku bukan kamu, tapi kenapa yang menangis itu kamu? jawab Ciko sambil meringis kesakitan.
" Sakit yah kak? tanya Kikan yang melihat wajah Ciko yang meringis menahan sakit.
" Tidak kok, ini mah hanya luka kecil saja. berusaha untuk tetap tegar, walaupun kenyataannya sakit banget.
" Masa. jawab Kikan yang tidak percaya, lalu menekan lebih keras pada lukanya.
" Akhhhh.... ah ah.... sedikit menjerit karena sakit.
" Hemmmm....... katanya gak sakit tapi apa yang barusan? Kikan mengejek sambil menyunggingkan senyuman nya.
" Itu karena kamu menekan luka nya. kesal karena merasa di permainkan.
" Ha ha ha... maafkan aku. ucap Kikan sambil tertawa melihat tingkah laku Ciko yang sedang merajuk.
" Kamu hampir sama dengan Adinda, yang suka sekali mempermainkan aku.
ucap Ciko yang tiba-tiba teringat masa kuliahnya bersama dengan kedua sahabatnya.
" Kak bolehkah aku bertanya? tanya Kikan sambil merapikan kotak p3k.
" Silahkan bertanya lah apa pun pada ku, asalkan kamu jangan menanyakan tentang b…
Istri Kesayangan Tuan Muda
Masa kuliah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 167 Episodes
Comments