Suasana di gedung peragaan busana itu sangat mewah dan meriah, dengan desain panggung catwalk yang luas dan glamor. Para model dari berbagai negara berkumpul di sana untuk memeriahkan acara fashion show yang sangat dinantikan di seluruh dunia.
Terdapat 35 orang model yang siap memamerkan busana hasil karya desainer terkenal di hadapan para penonton yang sangat bergengsi.
Karina, salah satu dari puluhan model itu, mengenakan busana yang sangat seksi dan elegan. Dia berlenggak-lenggok di atas catwalk dengan percaya diri, diikuti oleh puluhan kamera yang tertuju padanya. Inilah impiannya, ingin menjadi seorang model terkenal dan diakui oleh banyak orang.
"Kerja bagus, Karina!"
Tim-nya menyambut Karina yang telah kembali ke belakang layar.
Karina hanya tersenyum tipis. Mungkin karena dia sedang kepikiran dengan kejadian tadi, pada saat Devano melamarnya.
Beberapa jam yang lalu, Devano sengaja menyiapkan kejutan yang sangat romantis untuk Karina. Dia telah merencanakan semuanya dari jauh-jauh hari, dari pemilihan lokasi yang indah hingga pemilihan kata-kata yang romantis. Dengan ditembakkan sebuah kembang api di atas Menara Eiffel berbentuk sebuah tulisan "I Love You", Devano berharap dapat membuat Karina terkesan dan menerima lamarannya.
Devano telah memilih Menara Eiffel sebagai lokasi karena tempat tersebut adalah simbol romantis. Dia ingin membuat momen ini menjadi tak terlupakan bagi Karina. Tapi ternyata lamaran Devano terpaksa harus Karina tolak.
Dulu Karina sangat mencintai Devano, tapi perasaan itu mulai menjadi hambar dikarenakan mereka jarang bertemu, Devano sangat sibuk dengan pekerjaannya. Sehingga dia bertemu dengan seorang brondong di kota Paris, yang selalu memberikan perhatian padanya.
Padahal sesibuknya Devano, dia selalu memprioritaskan Karina di dalam hidupnya. Bahkan dia yang memperkenalkan Karina pada pemilik agensi model ternama, untuk mengabulkan impian Karina yang ingin menjadi seorang model terkenal.
Brondong itu bernama Gabriel. Ya, dia adalah mantan pacarnya Evelyn.
Meskipun Gabriel tidak sekaya Devano. Tapi Karina benar-benar luluh dengan segala perhatian yang Gabriel berikan padanya, sehingga membuat Karina rela menyerahkan kesuciannya.
Setelah acara peragaan busana selesai, Karina langsung pergi ke hotel yang sudah dijanjikan oleh Gabriel. Mereka segera melepas kerinduan mereka disana.
Karina sama sekali tidak tahu bahwa dia hanya dijadikan sebagai pelampiasan oleh Gabriel. Padahal wanita yang sangat ingin dia sentuh malam ini adalah mantan terindahnya.
Setelah selesai bercinta, Gabriel tertawa saat mendengar cerita dari Karina yang menceritakan bahwa dia sudah menolak lamaran dari kekasihnya, "Wah! Jadi demi aku kamu sampai rela menolak lamaran dari kekasihmu itu?"
Gabriel sama sekali tidak tahu bahwa pria yang sedang Karina ceritakan adalah Devano, seorang pria yang sudah membuatnya ketakutan. Sehingga dia gagal bersenang-senang dengan Evelyn.
Tangan Gabriel tidak bisa diam, dia sedang memainkan dua gunung kembar pada dada Karina.
Karina tak langsung menjawab, mungkin dia tidak mengerti dengan perasaan yang dia rasakan. Mengapa sekarang dia merasakan hatinya hambar saat bersama dengan Gabriel, tidak merasakan getaran seperti dulu. Padahal dulu dia sangat menggebu-gebu kepada pria itu.
"Hm, iya."
Gabriel pun tersenyum, dia mencium pipi Karina. "Oh iya, terimakasih atas mobilnya. Dari dulu aku sangat menginginkan mobil itu."
Karina pun tersenyum samar, "Oke, sama-sama. Aku sangat senang kalau kamu suka. Mobil itu adalah hadiah atas kelulusan kamu. Kalau begitu aku mandi dulu ya."
Setelah berkata seperti itu, Karina segera pergi ke kamar mandi.
Wanita itu mengguyur seluruh tubuhnya dengan air shower. Tiba-tiba dia menjadi teringat dengan moment-moment kebersamaan yang dia lalui bersama dengan Devano.
Karina sangat ingat betul bagaimana sulitnya dia mendekati Devano, pada saat dia jatuh cinta pada pandangan pertama pada pria itu.
Meskipun akhirnya Karina berhasil dekat dengan Devano ketika dia menjadi model iklan mobil yang diproduksi oleh perusahaan Anderson.
Tapi dengan mudahnya Karina mengkhianati Devano, setelah bertemu dengan Gabriel.
"Aku tidak butuh Devano lagi. Yang aku inginkan hanyalah menjadi seorang model terkenal dan hidup bersama dengan Gabriel. Gabriel orangnya sangat asik, dia telah membuat hidupku lebih berwarna. Aku merasa sangat dicintai olehnya." Karina mencoba untuk memperingatkan hatinya. Dia yakin dia tidak akan menyesal sudah menolak lamaran Devano. Dan lebih memilih Gabriel.
Sementara itu, di kamar, terlihat Gabriel yang sedang tersenyum sambil membalas pesan dari seorang wanita asal Prancis.
[Oui, chérie. J'arrive dans un instant. N'oublie pas de mettre la lingerie que je t'ai donnée.]
(iya, sayang. Sebentar lagi aku akan datang ke apartemen kamu. Jangan lupa pakai lingerie yang aku kasih.)
Karina pasti akan sangat menyesal jika seandainya dia tahu bahwa sebenarnya Gabriel adalah seorang playboy, yang tidak bisa hidup tanpa satu wanita. Sampai rela menolak lamaran Devano yang sangat tulus kepadanya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 169 Episodes
Comments
HR_junior
ya ampun Karina demi enak2 km nolak devano guoblokmu gak ketulungan ya..km kan bisa minta enak2n ma devano pacaran km kn,knp kudu slingkuh gitu Lo heran amat sich..Gabriel mantan Evelyn..Karin pacar devano...hubungan rumit
2025-06-27
0
Agnescerlly Cerlly
aku bingung jalan pikir Karina mengapa dia menghindari devano,padahal susah payah mengejar dulu Terus kasih kesucian buat Gabriel yg tidak sekaya Vano smaa suka duit dia aja,terus sekarang hambar lagi sama Gabriel,semudah itu kah obral cinta,tubuh,dan selalu bosan.Ya lebih baik pisah
2025-09-09
0
~HartiWyn_Dee_
woohhhh ternyata Karina ada main di belakang Devano dan yg lebih mengejutkan lg sm Gabriel yg tak lain mantan nya eve OMG,,,,,
karina kamu salah pilih pasangan gabriel yg km bilang orang ternyaman mu ternyata punya kelakuan menjijikkan kang clao clup🤭😏😯
2025-06-25
1