Bab 10 Yang Terpencil Tak Selalu Kecil

Pagi itu, Kayla baru tiba di kampus usai satu bulan magang. Rambutnya di kuncir sederhana, wajahnya sedikit lebih gelap karena matahari desa, tapi matanya bersinar lebih tajam dari sebelumnya.

Ia masuk ke ruang dosen untuk menyerahkan laporan tertulis magangnya.

“Silakan duduk, Kayla,” ucap Dosen Pembimbing, Dr. Iqbal, sambil membolak-balik laporan.

Kayla duduk tenang.

Beberapa detik hening, lalu Dr. Iqbal menatapnya tajam. “Laporan ini… luar biasa.”

Kayla menunduk. “Saya hanya menulis apa yang saya alami, Pak.”

“Bukan hanya tulisanmu. Tapi tindakanmu di lapangan. Aku mendapat kabar dari dinas kesehatan dan bidan desa.” ujar Dr. Iqbal dengan kagum

Kayla kaget.

“Dan semalam, seseorang dari media lokal menghubungi fakultas. Mereka ingin wawancara kamu, karena ceritamu dianggap inspiratif.” jelas Dr. Iqbal lagi

“Media?” Kayla nyaris berbisik. Karena ia merasa tidak percaya

“Iya. Mereka bahkan menulis: ‘Gadis Muda Selamatkan Nyawa dengan Arang Kelapa’.” jawab Dr. Iqbal

Kayla tersenyum lemah. “Saya… hanya melakukan apa yang saya bisa.”

 

Dalam seminggu, nama Kayla mulai terdengar. Ia diundang ke acara talk show kampus, dijadikan cover majalah internal FK, dan bahkan diajak ke seminar nasional mahasiswa kedokteran.

Tapi Kayla tetap sederhana. Ia tetap datang kuliah lebih pagi, duduk di barisan tengah, mencatat pelajaran dengan pulpen hitamnya yang sama.

Di asrama mahasiswi, Sera masuk ke kamarnya sambil membawa majalah.

“Hei! Kau lihat ini?” serunya sambil menunjuk cover: "Kayla Putri Anindya Menyembuhkan Tanpa Fasilitas”

“Aku lihat…” ujar yang lain

Sera menatapnya. “Kenapa kamu nggak sombong sih?”

Kayla yang sedang berkunjung ke asrama tertawa. “Karena saat aku kehilangan pasien pertama… semua tepuk tangan rasanya tak berarti.”

Sera tersenyum. “Kamu tahu? Kamu adalah alasan kenapa aku tetap semangat kuliah di sini.” dan itu di setujui oleh yang lain

Suatu hari, setelah seminar nasional, seorang dosen senior mendatangi Kayla.

“Nona Kayla,” ucapnya sambil menjabat tan…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Mutiara Nisak

Mutiara Nisak

kayla....1 nama 1 kata ,laksana matahari yg akan menyinari seluruh bumi,kayla ...yg dulu hanyalah seorang anak bayi perempuan cantik yg tdk d harapkan,akan menjadi seseorang yg d harapkan d masa depan,teruslah bersinar untuk semua orang dan ttp lah jd dirimu sendiri ....

2025-07-04

2

Lisa

Lisa

Bagus banget ceritanya..persahabatan yg solid..meskipun berjauhan tp tetap kompak & sehati..kagum banget sama Kayla..meskipun dia dokter berprestasi tp tetap sederhana..

2025-07-03

0

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

bagus Rina kamu hrs bangkit 💪💪

2025-08-19

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 - Bayi yang Tak Pernah Ditatap
2 Bab 2 kepergian dan kesedihan
3 Bab 3 Pemakaman dan pengusiran
4 Bab 4 Kehilangan lagin
5 Bab 5 Awal Kehidupan Baru
6 Bab 6 Olimpiade Sains
7 Bab 7 mimpi dan cita-cita
8 Bab 8 hari pertama berpisah
9 Bab 9 Peluk yang Tak Pernah Layu
10 Bab 10 Yang Terpencil Tak Selalu Kecil
11 Bab 11 wisuda
12 Bab 12 Pasien pertama
13 Bab 13 Napas Kecil yang Menggetarkan
14 Bab 14 Langkah Kecil Menuju Dunia Kecil
15 Bab 15 Hari Libur dan Hati yang Bernapas
16 Bab 16 Rumah di Ujung Hujan
17 bab 17 Map Rahasia dan Jalan Tak Biasa
18 bab 18 pasien rahasia
19 Bab 19 Penyesalan yang Tak Diundang
20 Bab 20: Siapa yang Menjahit Lukaku?
21 Bab 21 Staycation, Tapi Kenapa Dunia Jadi Tegang?
22 Bab 22
23 Bab 23 Rumah Sakit, Resep Masakan, dan Sahabat Sebangsal
24 Bab 24Kembali ke Tempat yang Dulu Disebut Luka
25 Bab 25 : Dingin Udara, Hangat di Hati
26 Bab 26 Mereka Tidak Tahu, Tapi Aku Pernah Bertahan Tanpa Siapa-Siapa
27 Bab 27 Aku Pernah Terluka, Tapi Aku Tidak Akan Membiarkan Kamu Sendirian
28 Bab 28 Rumah yang Tak Pernah Kupunya
29 Bab 29
30 Bab 30
31 Bab 31
32 Bab 32
33 Bab 33
34 Bab 34
35 Bab 35
36 Bab 36
37 bab 37
38 Bab 38
39 Bab 39
40 Bab 40
41 bab 41
42 Bab 42
43 Bab 43
44 Bab 44
45 Bab 45
46 bab 46
47 bab 47
48 Bab 48
49 Bab 49
50 Bab 50
51 Bab 51
52 Bab 52
53 Bab 53
Episodes

Updated 53 Episodes

1
BAB 1 - Bayi yang Tak Pernah Ditatap
2
Bab 2 kepergian dan kesedihan
3
Bab 3 Pemakaman dan pengusiran
4
Bab 4 Kehilangan lagin
5
Bab 5 Awal Kehidupan Baru
6
Bab 6 Olimpiade Sains
7
Bab 7 mimpi dan cita-cita
8
Bab 8 hari pertama berpisah
9
Bab 9 Peluk yang Tak Pernah Layu
10
Bab 10 Yang Terpencil Tak Selalu Kecil
11
Bab 11 wisuda
12
Bab 12 Pasien pertama
13
Bab 13 Napas Kecil yang Menggetarkan
14
Bab 14 Langkah Kecil Menuju Dunia Kecil
15
Bab 15 Hari Libur dan Hati yang Bernapas
16
Bab 16 Rumah di Ujung Hujan
17
bab 17 Map Rahasia dan Jalan Tak Biasa
18
bab 18 pasien rahasia
19
Bab 19 Penyesalan yang Tak Diundang
20
Bab 20: Siapa yang Menjahit Lukaku?
21
Bab 21 Staycation, Tapi Kenapa Dunia Jadi Tegang?
22
Bab 22
23
Bab 23 Rumah Sakit, Resep Masakan, dan Sahabat Sebangsal
24
Bab 24Kembali ke Tempat yang Dulu Disebut Luka
25
Bab 25 : Dingin Udara, Hangat di Hati
26
Bab 26 Mereka Tidak Tahu, Tapi Aku Pernah Bertahan Tanpa Siapa-Siapa
27
Bab 27 Aku Pernah Terluka, Tapi Aku Tidak Akan Membiarkan Kamu Sendirian
28
Bab 28 Rumah yang Tak Pernah Kupunya
29
Bab 29
30
Bab 30
31
Bab 31
32
Bab 32
33
Bab 33
34
Bab 34
35
Bab 35
36
Bab 36
37
bab 37
38
Bab 38
39
Bab 39
40
Bab 40
41
bab 41
42
Bab 42
43
Bab 43
44
Bab 44
45
Bab 45
46
bab 46
47
bab 47
48
Bab 48
49
Bab 49
50
Bab 50
51
Bab 51
52
Bab 52
53
Bab 53

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!