tak sampai 5 detik Alice langsung dihukum menghormat ke arah bendera.
"aaahhh akhirnya gue pada akhirnya tidak masuk kelas, coba tahu begini gue tidur lama-lama"ucap Alice.
Tampak dari kejauhan papa Alice datang untuk mengurus berkas di sekolah, ia melihat keberadaan putrinya yang kini menghormat ke arah bendera sambil mendumel.
"tuh kan dihukum lagi, Alice, Alice papa sampe geleng-geleng kepala sama kamu ini"gumam papa Alice lalu berjalan mendekati Alice.
"semangat ya sayang, tenang aja papa akan beliin skincare buat kamu biar gak hitam"bisik papa Alice.
"eeh papa!!awas kalo gak beli yang banyak,lagian gak akan buat aku hitam pah matahari sahabat aku kok"ucap Alice.
"udah ah pah,sana pergi. nanti pada ada yang tahu"ucap Alice.
"dasar anak durjana, ngusir orang tua"ucap Papa Alice lalu menepuk-nepuk pundak alice dan pergi dari sana menuju ruangan khusus miliknya.
-
-
-
lonceng istirahat pertama berbunyi dan kini Alice berjalan memasuki kelasnya setelah menyelesaikan hukumannya.
Sahabat-sahabat Alice datang mendekat saat Alice baru saja duduk di bangkunya.
"terlambat lagi lo ce?"ucap seorang siswi dengan rambut pendek sebahu yang bernama regina.
"menurut lo??"ucap Alice.
"ohhh saya sudah menduga, pasti kamu menghormat ke arah bendera tercinta kan??ckck emang keras kepala ni bocah"ucap seorang siswa laki-laki yang bernama Vincent.
"emang ada kepala yang lembek??dah lah yok kita ke kantin nih tenggorokan gue udah kayak serat kelapa tua"ucap Alice.
"yaudah deh"ucap keduanya.
lalu ketiganya pergi menuju kantin.
namun Alice berhenti sebelum diperbelokkan koridor menuju ke arah kantin atau ke toilet.
"lu berdua duluan aja, entar gue nyusul.Ginjal gue udah kepenuhan nih"ucap Alice.
"yaudah deh, kami duluan kalau gitu"ucap regina.
"lo mau dipesenin apa??"ucap Vincent.
"samain aja sama pesanan kalian, toh apa punya kalian pesan tetap ku makan juga"ucap Alice sambil pergi menuju ke toilet dengan tergesa-gesa.
"ini kalau kita masukin racun nggak apa-apa kali yah vin??"ucap regina.
"kayaknya paku-paku juga boleh deh jadi toping"ucap Vincent.
"udahlah yok buruan kek kantin"ucap regina.
Saat masuk ke toilet wanita di sana ada circle cewek-cewek pembully yang diketuai oleh anak kepala sekolah.
"cih si biang masalah, rupanya masih tahu aja dia namanya buang air ke WC,kirain buang sembarangan hahahha"ucap rose anak kepala sekolah yang menyindir Alice yang baru masuk.
"iyalah, gue juga manusia bukan malaikat, Ya kali gue nggak buang air.Eehhh eeehh lihat tuh kaca wastafelnya kok gitu sih kek jijik banget"ucap Alice sambil menunjuk ke arah kaca yang ada di wastafel itu.
ketiga wanita di dalam circle itu menoleh ke arah kaca yang ada di wastafel itu.
"jijik kan, tapi gak sadar diri muka kayak badut kaca aja sampe jijik ngelihat kalian"ucap Alice lalu masuk ke bilik ruangan toilet.
Sedangkan Rose,mira dan Cila merasa kesal dengan apa yang di ucapkan oleh Alice.
"sialan yah berani-beraninya dia menghina kita"ucap mila.
"kita kasih pelajaran aja buat dia"ucap cila.
"guys kita kurung aja dia di toilet ini biar dia tau rasa"ucap Rose sambil menatap penuh dendam ke arah pintu toilet yang digunakan oleh Alice.
TBC
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 78 Episodes
Comments
Nia Risma
papa nya keren,,
meski pemilik sekolah tapi g menjadikan anak nya semena"
2026-06-18
1
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
Alice dlm bahaya
2026-05-05
1
Ari Peny
agak panjang awale
2026-01-17
1