" Sabar Bu , kita gak sah bales mereka percuma Bu buktikan lah bawa kita bisa lebih daripada mereka yang selalu menghina , memfitnah kita . Bu Sri harus semangat lagi untuk usahanya biar tambah maju ."
" Ya Nak Luna apalagi ibu bisa jualan sampai sore dan hasilnya alhamdulilah Nak Luna ." Bu Sri meneteskan air matanya baru siang dia sudah dapat duit tujuh ratus ribu , dulu boro boro seratus ribu saja jarang dapat .
" Kalau kerepotan ajak bapak atau bawa orang untuk membantu Bu tapi lapor ya sama Mas Roni biar kalau ada apa apa Mas Roni tau sebagai penanggung jawabnya , Ya sudah Bu , Luna mau keluar dulu ya takutnya ada yang mencari ."
" Ya Nak , sekali lagi terima kasih Nak Luna ." matanya berkaca kaca dia siapanya Luna sampai diperhatikan seperti itu , justru saudaranya sendiri iri dan sering memfitnah dirinya .
Sedangkan Luna berjalan kearah penjualan tiket .
" Bagaimana Ndah ada kendala gak ?"
" Sementara aman Mbak kayaknya Rizky yang kualahan parkir mobilnya , coba lihat tadi Mas sugeng sampai parkir diluar aman apa gak Mbak ."
Luna berjalan kearah parkiran dan ternyata sampai keluar pagar , motornya didalam sudah gak muat tapi ada Pak Rt yang membantu menjagakan motornya .
" Bagaiman Geng kok sampai luar aman apa gak , tapi kasian kepanasaran ."
" Lha bagaimana Mbak pengunjung banyak sekali gak tau mau ditaruh dimana , didalam sudah penuh tapi mereka tak bilangin katanya diluar gak apa apa begitu Mbak ."
" Keamanan juga dua kali lipat Geng ,Coba tak tanya Pak Rt ada keamana gak di Rtnya .
Luna berjalan menuju dimana Pak Rt masih duduk dikursi dan masih mengobrol bersama Bapak , Papah dan Komandannya Revan .
" Maaf mengganggu Pak Rt , Luna mau tanya apakah di Rt Mbak ada orang yang bertugas menjadi keamanan kampung , apa mau kerja disini ya Pak Rt ?" tanya Luna .
" Sebentar ya Nak Luna biasanya yang menjadi keamanannya Jupri sama Yanto Nak Luna coba Bapak hubungi mereka atau mau satu saja ?" tanya Pak Rt .
" Dua duanya gak apa apa nanti bisa dijadikan satpam disini kalau mau ."
Tidak begitu nunggu lama mereka berdua datang berboncengan motor .
" Maaf ya Pak Rt ada yang bisa kami bantu ?" tanya Jupri .
" Begini Bang sebelumnya kenalkan nama saya Luna saya mau tanya apa Abang berdua ini mau kerja di kebun ini menjadi satpam Bang ?"
" Wah kebetulan kalau diterima kita mau saja Mbak kami juga lagi sedang mencari pekerjaan ." jawab Jupri senang .
" Panggil Luna saja Bang kalian kan umurnya diatas Luna masak panggilnya Mbak kan lucu hehehe ."
Ada yang melihat dengan berbinar dan tambah kagum dengan kepribadian yang lembut , ramah , baik dan gak gila hormat biasanya kalau orang yang sudah punya pasti pingin dipanggil bos atau Nyonya lha ini orang justru minta dipanggil namanya saja .
" Hayo Bang aku kenalin saya Roni sama Bagas karena dia yang bertanggung jawab disini nantinya Bang ."
Mereka bertiga berjalan masuk ke dalam kebun untuk bertemu dengan Roni .
" Ron sini kenalkan ini Bang Jupri sama Bang Yanto yang akan menjadi satpam kita ."
" Aku Roni Bang ." sambil berjabat tangan .
" Kemarin sudah ada baju untuk satpam ditaruh dimana ya Ron , apa di lemari bawah tangga ."
" Sudah tak pindah dikamar bawah sebelah Nenek Mbak , Nanti tak ambilkan Mbak , Bang langsung mau kerjakan atau besok ?"tanya Roni .
" Langsung kerja saja lagian kami gak ada kerjaan kok , boleh ya Lun langsung kerja ."
" Boleh Bang tolong dibantu dulu parkiran yang diluar ya takut ada yang hilang soalnya di Luar pager .
TERIMA KASIH BUAT KAKAK KAKAK YANG SUDAH HADIR DISINI ,SEMOGA KAKAK SEMUA SEHAT WAL AFIAT AMIN ..
MOHON DUKUNGANNYA UNTUK KARYA SAYA YA KAK ...
...----------------...
Semangat Sukses Dari Hinaan Tetangga Yang Julid
DUA SATPAM
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 450 Episodes
Comments
Lala Kusumah
sukses selalu ya Luna, eh siapa tuh yang curi curi pandang sama Luna ya 🤔🤔🤔🙏🙏🙏
2025-09-02
1
Dewiendahsetiowati
sukses terus buat kamu Lun,walaupun sudah kaya tidak sombong dan haus pujian
2025-09-02
1
Santi
tambah sukses,semangat ya lun,penasaran siapa yg lihatin Luna pas pidato ya?
2025-09-02
1